Peredaran Senpi di Mesuji Dibahas di Rakor Polda Se-Sumbagsel

Ilustrasi senpi rakitan. merdeka.com

MESUJI -- Kapolda Lampung Irjen Pol Sudjarno mengatakan pihaknya akan membawa persoalan peredaran senjata api di Mesuji dalam rapat koordinasi regional Sumbagsel di Palembang, Sumatera Selatan, Senin (9/1/2017) mendatang.
Untuk Lampung, kata Kapolda, pihaknya akan mengangkat masalah senjata api ilegal yang beredar di Mesuji yang berbatasan dengan Sumatera Selatan (Sumsel) yang notabene produsen senjata api.
"Nanti akan kami sampaikan dalam rapat tersebut. Dan di situ kita harus menghasilkan langkah nyata untuk mencegah peredaran dan produksi senjata api rakitan," papar Kapolda, Rabu (4/1/2017).
Dari rakor, lanjut dia, akan ada kesepakan untuk menentukan langkah berikutnya. Khusus Mesuji, sejata api rakitan yang diproduksi di Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, beredar di Mesuji melalui jalur sungai yang melewati desa-desa tua di Mesuji.
Hasil investigasi Lampung Post, satu pucuk senpi rakitan dengan kualitas baik dihargai sekitar Rp2,5 juta hingga Rp3 juta. Senjata api bisa didapat melalui kurir-kurir yang hanya diketahui orang-orang tertentu.