Petani Karet Jadi Korban Pembegalan

ilustrasi pembegalan. dok lampost.co

KOTABUMI -- Seorang petani karet menjadi korban aksi pembegalan tiga pemuda bertopeng saat melintas di jalur dua jalan raya tepatnya kebun karet daerah Talang Ogan, Kotabumi Selatan, Lampung Utara, Jumat (30/12/2016), sekitar pukul 05.30.
Para pelaku memperdaya dengan memukul korban hingga terjatuh dan membawa kabur satu unit sepeda motor Honda Grand C 100 warna hitam nopol BE-4359-CR yang dikendarainya berikut sebuah ponsel nokia.
Menurut Hardi (50), warga Kebun Empat Kelurahan Tajung Seneng, Kotabumi Selatan usai melapor ke kantor Polres Lampung Utara, Jumat (30/12/2016), sebelum kejadian itu dirinya mengendarai sepeda motor seorang diri dari rumah hedak menuju ke kebun karet miliknya yang tidak jauh dari tempat tinggalnya.
Namun di pertengahan jalan tiba-tiba dari arah depan muncul dari semak-semak tiga pemuda tak dikenal mengenakan penutup wajah (sebo) dan mengadangnya hingga laju kendaraan korban terhenti.
Tanpa ia diduga para pelaku tiba-tiba langsung mendekati dan menyerang dirinya dengan memukul kepala bagian belakang hingga terjatuh. Dalam kondisi dirinya terjatuh, mereka dengan membabi buta menginjak-injak tubuhnya hingga tak berdaya.
”Pada saat saya tak berdaya para pelaku langsung membawa kabur sepeda motor dan berikut sebuah ponsel milik saya yang dirampasnya,” ujarnya.
Setelah kejadian itu, korban ditinggalkan begitu saja dan beruntung tak lama kemudian ada warga yang melintas di jalan itu dengan memberi pertolongan dengan mengantar korban menuju ke rumahnya. Lalu korban bersama pihak keluarganya melaporkan kejadian itu ke kantor Polres Lampung Utara.
Mengenai ciri-ciri pelaku, korban mengaku tidak begitu mengenali kerena ketiga pelaku memakai penutup wajah dan kejadiannya begitu cepat.