Petani Mesuji Jual Gabah Rp.3.500/Kg

ilustrasi gabah kering panen. Dok. Lampost.co

MESUJI -- Petani di Kabupaten Mesuji rata-rata menjual gabah kering panen (GKP) dengan harga mulai dari Rp3.500 hingga Rp3.700 per kilogram.
Saat ini, petani di beberapa wilayah se-Kecamatan Mesuji Timur, Kecamatan Mesuji, dan Kecamatan Rawajitu Utara, Mesuji, tengah melakukan panen.
Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Wonosari, Kecamatan Mesuji Timur, Suyono, mengatakan jika petani di desanya tengah melakukan panen dengan luasan sawah sekitar 1.000 hektare.
"Saat ini memang sedang banjir, tapi kondisi banjir tidak sampai menyebabkan gagal panen karena tidak merendam padi. Karena kami bingung untuk menjual di Mesuji, saat ini kami jual gabah kami ke Kota Metro," kata Suyono di desanya, Kamis (2/3/2017).
Situasi serupa dialami petani di Desa Tanjung Mas Jaya, Kecamatan Mesuji Timur. Meski sebagian besar wilayahnya terkena banjir, tidak memengaruhi tanaman padi warga yang sebagian besar sudah memasuki masa panen.
"Sawah di desa kami memiliki luas 304 ha, dan hampir seluruhnya terkena banjir, namun tidak sampai berdampak buruk bagi padi warga," kata Babinsa setempat, Kopda Puji Riadi.
Di sisi lain, Sekertaris Dinas Pertanian Mesuji, Rosidin, mengatakan jika banjir persawahan Mesuji tidak menimbulkan dampak yang signifikan. Saat ini, pihaknya tengah mendata wilayah yang terkena banjir.
"Banjir memang merendam beberapa wilayah, namun tidak berdampak buruk bagi petani. Saat ini kami sedang mendata wilayah-wilayah yang dengan banjir. Mayoritas, lahan sawah yang mengalami banjir, terutama yang baru cetak pada tahun 2016, belum ditanami petani," kata Rosidin.