Polda Selidiki Peredaran BBM Oplosan

Hiswanamigas Lampung temukan adanya BBM oplosan dan hal itu ditindaklanjuti oleh Polda Lampung. (Foto:Lampost/Ikol)

BANDAR LAMPUNG--Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menyelidiki peredaran Bahan Bakar Minyak (BBM) oplosan yang marak beredar di Lampung. Hal itu sebagai upaya mengungkap pelaku nakal yang mencampurkan BBM dengan bahan lain yang tidak layak edar.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung, Kombes Dicky Patrinegara, menjelaskan pihaknya telah menerima laporan yang disampaikan Himpunan Wirausaha Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) terkait aksi curang pengusaha minyak dalam mencari keuntungan lebih.

"Kami sudah mengatensi kepada jajaran di Lampung untuk menindak adanya solar oplosan," kata Dicky di ruang kerjanya, Rabu (11/1/2017).

Pihaknya juga telah membentuk tim untuk menghimpun informasi terkait peredaran BBM Oplosan. "Informasi yang didapat jelas kami terima dan dalami, tetapi setiap informasi itu tidak serta merta menunjukkan bukti dan fakta yang ada. Maka itu kami dalami lagi," ungkap Dicky.

Kepala Bidang SPBU Hiswana Migas Lampung, Donny Irawan mengatakan kasus BBM oplosan telah terjadi sejak beberapa tahun terakhir. Dalam peredarannya, kasus itu telah terjadi di seluruh wilayah Lampung dengan daerah yang menjadi perhatian utama adalah Lampung Timur, Lampung Barat, dan Tulangbawang.

Menurutnya, dalam antisipasi praktik nakal itu pihaknya telah berupaya untuk meredamnya dengan memperketat sistem operasional prosedur (SOP) pengiriman BBM dari PT Pertamina ke SPBU tujuan. Hal itu dengan ditegaskannya satu orang disetiap SPBU untuk mengecek BBM yang datang.