2013-09-12 13:41:00
Polda: Siswa Dilarang Kendarai Mobil ke Sekolah

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co): Maraknya kecelakaan lalulintas yang menimpa para siswa, disebabkan kurangnya pemahaman orang tua dan anak terkait peraturan berlalu-lintas serta tak lepas pula peran pihak sekolah. Siswa SMA dan SMP umur dibawah 17 tahun tidak diperbolehkan mengendarai mobil maupun motor.

"Ini akan kami awasi terus untuk kaitan penertiban di sekolah terutama anak dibawah umur. Bila masih SMA dan SMP apalagi umurnya masih dibawah 17 tahun, sesuai peraturan yang berlaku maka jelas tidak ada yang boleh membawa kendaraan sendiri baik motor maupun mobil," ujar Kabid Humas Polda Lampung AKBP Pol Sulistyaningsih, Rabu (11-9).

Lanjut dia, berkaitan dengan maraknya anak-anak dibawah umur mengemudikan kendaraan bermotor baik roda dua atau roda empat. Ini memang jadi fenomena yang sangat disesalkan terutama anak-anak sekolah. Apalagi baru-baru ini telah terjadi kecelakaan hebat menewaskan 6 orang yang menimpa Dul Ahmad Dani (13) anak seorang musisi nasional ternama Ahmad Dani.

Akibatnya, sambung dia dari situ kita banyak belajar bahwa masih minimnya pemahaman orang tua serta sekolah yang memperbolehkan anaknya atau siswa dibawah usia 17 tahun untuk mengendarai motor dan mobil, bahkan tak jarang ada yang sampai merugikan orang lain.

Dia mengatakan pihaknya akan bekerjasama dengan pihak sekolah mengawasi maraknya pelajar dibawah umur yang membawa kendaraan.

Sulistyaningsih mengatakan menurutnya, bagi anak dibawah umur yang sudah bisa mengemudikan kendaraan seolah-olah ada kebanggaan dari orang tua dan bahkan menyuruh anak untuk membeli sesuatu menggunakan motor. Menurutnya ini merupakan suatu pelanggaran dan sebuah kesalahan.

Untuk melakukan pengawasan, Sulistyaningsih mengatakan di lapangan pihaknya akan bekerjasama dengan pihak sekolah. (CR5/L3)

komentar facebook