Politik Ayam Api

Iyar Jarkasih, wartawan Lampung Post

BANYAK yang menilai, tahun 2017 adalah momen politik di Lampung. Mengapa? Selain akan digelarnya pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak di lima daerah pada Februari 2017, tahun ini juga akan menjadi pijakan bagi para tokoh di Sai Bumi Ruwa Jurai untuk menatap Pemilihan Gubernur 2018.
Ada lima daerah yang akan menghelat hajat demokrasi serentak, yakni Tulangbawang Barat, Tulangbawang, Pringsewu, Lampung Barat, dan Mesuji. Sementara untuk pemilihan gubernur, sejumlah nama pun telah santer dan digadang-gadang bakal maju menjadi orang nomor satu di Lampung.
Sebut saja, petahana M Ridho Ficardo, mantan Kapolda Lampung Brigjen Ike Edwin, Wali Kota Bandar Lampung Herman HN, dan Bupati Lampung Tengah Mustafa. Entah apakah nama-nama tersebut benar akan maju atau tidak. Yang jelas, itu hanyalah prediksi yang muncul dan beredar di tengah-tengah masyarakat.
Menilik kondisi politik tersebut di Tahun Ayam api ini, sebagai masyarakat tentu kita semua sangat mengharapkan agar cara berpolitik santun dan damai menjadi sebuah prioritas. Lampung harus selalu dalam keadaan yang kondusif tanpa adanya gesekan-gesekan politik yang mencederai demokrasi, apalagi sampai menyusahkan masyarakat.
Mengutip prediksi tulisan astroshiopedia di salah satu situs internet, secara politis, Tahun Ayam Api 2017 adalah tahun ketika sebagian besar negara akan menetapkan kebijakan garis keras. Pemerintahan negara di seluruh dunia akan membusungkan dada dan bersikap angkuh seperti ayam jantan. Oleh sebab itu, solusi terbaik adalah masing-masing pihak berusaha untuk menenangkan diri dan tidak saling mengancam.
Tahun Ayam Api sebenarnya mengajarkan tentang ketertiban, pengawasan, dan perencanaan strategis. Oleh sebab itu, mengambil langkah diplomasi yang tepat adalah kunci meraih kesuksesan di tahun ini.
Ayam adalah makhluk pertama yang bangun dan berkokok di pagi hari. Mereka akan sangat menekankan ketepatan dalam waktu dan sangat terfokus. Dalam pekerjaan akan sangat mengandalkan pendekatan menyeluruh dan perhatian penuh terhadap detail pekerjaan yang dilakukan. Kualitas yang baik akan menjadi kunci di 2017.
Benar atau tidak, itu hanyalah sebuah prediksi. Yang pasti, kita semua berharap apa pun kepentingan para politikus di Lampung, hendaknya beragam kebijakan maupun pelaksanaan hajat demokrasi nantinya betul-betul menjadi pertarungan yang sehat. Sehat untuk tidak saling menghujat, sehat dengan tidak saling menyakiti, dan sehat dalam beradu visi-misi.
Mudah-mudahan, geliat politik di Lampung pada Tahun Ayam Api ini berlangsung lancar, tertib, dan damai. Politik bukanlah ajang untuk memuaskan dan memuluskan ambisi pribadi untuk berkuasa. Namun, politik adalah jembatan bagi orang-orang bijak untuk memberikan ketenteraman, kedamaian, dan kesejahteraan bagi masyarakat. n