Polisi Lamteng Penyuplai Narkoba Menyerahkan Diri

Anggota Brimob berjaga di Polsek Tegineneng, pascaperusakan oleh sejumlah massa terkait kasus narkoba yang melibatkan oknum polisi, Jumat (17/3/2017). (Foto:Lampost)

BANDAR LAMPUNG -- Oknum polisi yang diduga memasok narkoba kepada warga, Brigadir Nugroho alias Sugro menyerahkan diri ke Tim Buser Polres Pesawaran, Minggu malam (19/3/2017).

Menurut sumber di Mapolres Pesawaran kepada Lampost.co, Sugro yang diduga kuat melindungi bandar dan pengedar narkoba diantar keluarganya ke Mapolres Lamteng. Sugro juga dalam beberapa hari masuk daftar pencarian orang (DPO) Polda Lampung.

"Tim melakukan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan oknum polisi tersebut. Setelah diketahui posisinya, tim langsung meluncur agar menyerahkan diri. Tidak ada perlawanan bearti dari dia," kata sumber yang juga perwira di Polres Pesawaran tersebut.

Penyerahan diri oknum anggota Polres Lampung Tengah (Lamteng) itu dibenarkan Kapolres Lamteng AKBP Dono Sembodo. Namun, dia menyebutkan anggotanya itu menyerahkan diri tadi malam. "Benar, ada anggota kami yang menyerahkan diri terkait narkoba. Sekarang dia sudah dibawa ke Polda Lampung," ujarnya saat dikonfimasi Lampost.co.

Sebelumnya diberitakan Brigadir Nugroho diduga terlibat dalam menyuplai narkotika jenis sabu-sabu yang digunakan empat warga di Bendungan Argoguruh, Desa Bumiagung, Tegineneng, Pesawaran, Rabu (14/3/2017), sekitar pukul 16.30.

Keterlibatan anggota Polres itu berdasarkan pengakuan tersangka yang ditangkap Meli Miswanto. Dia yang ditangkap saat penggerebekan menjelaskan barang haram untuk pesta narkoba dipasok seorang oknum polisi, yaitu Sugro.

Keempat pria yang menggunakan sabu-sabu di pinggiran sungai tersebut merupakan undangan dari Sugro. "Saya di sana diajak Mas Sugro dan yang lainnya juga. Saya enggak kenal sama tiga orang lainnya. Saya tahu hanya Mas Sugro saja karena dia yang ngajak saya pakai sabu-sabu. Semuanya yang kenal orang-orang itu Sugro," kata pria yang memiliki tato pada tangan dan kakinya di RS Bhayangkara, Jumat (17/3/2017). *