Polusi Ancam Kehamilan

Ilustrasi polusi udara. gurumurid.com

STUDI dari tim dari Universitas Copenhagen mengungkapkan polusi udara dan suara dapat mengancam kehamilan. Setiap peningkatan 10 desibel kebisingan lalu lintas, maka risiko tekanan darah tinggi dan kelebihan kadar protein dalam urine atau preeklamsia pada ibu hamil akan meningkat 10%.
Sama halnya dengan setiap 0,01 mikrogram nitrat dioksida dari asap mobil di udara akan meningkatkan risiko yang sama pada ibu hamil sebanyak 7%. Preeklamsia biasanya hadir saat semester kedua kehamilan. Namun, studi berdasarkan lokasi terhadap 72.745 ibu hamil di Denmark menunjukkan sebaliknya.
Hasil studi itu menunjukkan ibu hamil semester pertama yang tinggal di area lalu lintas padat atau dekat bandara memiliki risiko paling tinggi preeklamsia. "Kami berharap temuan ini dan studi lainnya mendorong kebijakan untuk mengurangi polusi udara dan suara," kata peneliti.