PT KAI Ajak Anak Sekolah Mengenal Kereta Api lewat Dongeng

Pendongeng dari Komunitas Dongeng Dakocan, Iin Mutmainah, mendongeng di depan siswa dalam Hari Dongeng Sedunia yang diperiangati di halaman Stasiun Tanjungkarang, Bandar Lampung, Senin (20/3/2017). LAMPUNG POST/IKHSAN DWI NUR SATRIO

BANDAR LAMPUNG -- Menyambut Hari Dongeng Sedunia, PT Kereta Api Indonesia (KAI) menggelar pentas dongeng bekerjasama dengan Komunitas Dongeng Dakocan Lampung dengan memberikan langsung sosial drama cerita dongeng kereta api yang digelar di Stasiun Kereta Api Tanjungkarang, Senin (20/3/2017). Dongeng cerita diikuti oleh SDN 1, 2, 3, dan 4 Sawah Lama, serta TK binaan PT KAI.
Kepala PT KAI Divre IV Tanjungkarang, Suryawan mengatakan tujuan digelarnya peringatan Hari Dongeng Sedunia ini yang pertama, PT KAI kembali ingin menghidupkan dongeng yang saat ini sudah mulai ditinggalkan kehidupan anak karena aktivitas yang makin modern.
Selain itu, menurut Suryawan, dongeng merupakan media yang sangat baik untuk mendidik anak. Saat bercerita dongeng dengan nada yang pelan akan isi pesan dalam cerita bisa diserap dengan baik oleh anak. Yang membuat intelegensi anak juga akan berkembang. "Dalam peringatan hari dongeng ini, kami mengambil tema kereta api dengan menceritakan sejarah kereta api dan perkembangannya. Dengan seperti itu, anak-anak akan lebih cinta kereta api. Sebab, kereta api adalah alat transportasi milik kita semua," katanya.
Suryawan mengatakan dengan memberikan pengetahuan perkeretaapian sedini mungkin, anak-anak sebagai penerus ke depan mereka akan meneruskan, mengurus, dan memajukan perkeretapian Indonesia.
"Peringatan dongeng ini kami digelar serentak di Jawa dan Sumatera. Saat ini dongeng sudah mulai ditinggalkan karena tidak semua orang bisa mendongeng atau sekedar membacakan dongeng dalam buku kepada anak-anak. Dengan acara ini diharapkan dapat menghidupkan kembali dongeng di Indonesia," ujarnya.
Sementara itu, penggiat dongeng dari Komunitas Dongeng Dakocan Lampung, Iin Mutmainah mengatakan pihaknya mendongeng dengan tema kereta api berharap anak-anak dapat memahami dan tahu nama-nama petugas kereta api dan tugasnya. Selain itu juga mengerti simbol-simbol dan aturan perkereta apian yang dilarang ataupun diperbolehkan.
"Kami juga mengajarkan kembali lagu-lagu lama era 1980-an, karena saat ini anak-anak telah kehilangan lagu-lagu lama. Seperti lagu 'Kereta Apiku'. Lalu, sesi sosiodrama para petugas-petugas kereta api. Kami juga memberikan pesan kepada anak-anak untuk tidak melempari kereta api dan bahaya akibat bermain di sepanjang rel kereta api," kata dia.
Kepala Humas PT KAI Divre IV Tanjungkarang, Franoto Wibowo mengatakan peringatan Hari Dongeng Sedunia diperingati setiap tanggal 20 Maret. Pihaknya berharap kegiatan dongeng ini dapat digelar secara rutin. "Kegiatan ini merupakan instruksi dari PT KAI pusat untuk menggelar dongeng. Tujuannya agar anak-anak lebih mengenal dan mencintai perkeretaapian Indonesia," tambahnya.