Ratusan Penggemar Hadiri Bedah Film Trinity The Nekad Traveler

Poster film Trinity The NEkada Traveker. cdn2.tstatic.net

BANDAR LAMPUNG -- Ratusan pengunjung terutama fans dari para pemeran Trinity The Nekad Traveler, memadati ruang aula IBI Darmajaya dalam rangka bedah film yang dibintangi Hamish Daud dan Maudy Ayunda, Sabtu (4/3/2017).
Teriakan para hadirin yang terdiri dari mahasiswa IBI Darmajaya, dan fans mengisi penuh ruangan tersebut, dan bedah film yang diadaptasi dari buku best seller karangan Trinity.
Sutradara The Nekad Traveler Rizal Mantovani mengatakan
yang menjadi poin utama dari pembuatan film yang memakan waktu tiga bulan dan pembuatan naskah selama dua tahun tersebut mencari titik ruh dari film tersebut yang dituangkan kedalam para pemerannya, kemudian tantangan mengunjungi destinasi wisata di Lampung yang cukup sulit menambah bumbu-bumbu pembuatan film ini.
Kemudian selain Gunung Anak Krakatau (GAK), pengambilan sunset di Taman Wisata Way Kambas menjadi daya tarik di film ini.
"Yang jadi titik tekannya ini ruh dari film ini yang memang harus bisa terjabarkan," tandas sutradara film 5CM tersebut.
Kemudian Trinity mengatakan dirinya memercayai Tujuh Bintang Sinema karena dari semua rumah produksi, Tujuh Bintang Sinema-lah yang memang membaca tulisan yang ia buat sehingga mengerti dan chemistry-nya ada. Selain itu PH tersebut juga masih baru dan mempunyai semangat untuk membuat sebuah film.
"Mereka sepertinya paham buku saya, jadi kita satu chemistry dan mereka juga melibatkan saya dalam pembuatan script," tandasnya.
Sementara itu, Deputi Bidang Pemasaran Pariwisata Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuti mengatakan penggunaan industri kreatif salah satunya film guna mempromosikan suatu destinasi wisata sangat efektif. Contohnya film Ada Apa dengan Cinta 2, dan Laskar Pelangi merupakan contoh konkret naiknya angka pariwisata di Indonesia. Hal ini diharapkan juga di Provinsi Lampung.
"Industri kreatif kami selalu berikan kemudahan, karena mereka mempunyai dampak positif terhadap pariwisata, AADC2 jadi rame tempatnya di film, dan diharap jumlah pariwisata di Indonesia baik lokal maupun mancanegara bisa meningkat menjadi 10 juta pengunjung per tahun dari 7,5 juta saat ini," paparnya di Ruang Aula IBI Darmajaya.