Rumah Milik M. Taufik Nyaris Habis Terbakar

Mobil unit pemadam kebakaran (damkar) sedang menjinakan api yang melalap rumah warga. (Foto:Lampost)

KRUI--Rumah milik M. Taufik, warga Pekon Tulungbamban, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), pada Kamis (5/1/2017), sekitar pukul 21.00 WIB, nyari ludes terbakar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, api mulai menyala ketika Taufik bersama istri dan dua orang anaknya tengah beristirahat pada malam itu. Secara tiba-tiba api terlihat mulai membesar pada bagian belakang rumah, sehingga Taufik dan keluarganya langsung menyelamatkan diri dan menyelamatkan harta benda.

Mengetahui adanya kepulan asap dan api menjalar dari rumah tersebut, warga sekitar langsung berupaya mengambil tindakan pertolongan dengan memadamkan api dengan alat seadanya dan menghubungi unit pemadam kebakaran (damkar) setempat.
Dikonfirmasi di lokasi kejadian, Peratin setempat Mas Agus, mengatakan bahwa setelah pemilik rumah berhasil diselamatkan, warga setempat langsung melakukan upaya pertolongan dengan bersama-sama membantu melakukan pemadaman secara manual dan mengevakuasi harta benda yang masih bisa diselamatkan.

"Ketika api tengah menyala dengan besarnya, pemilik rumah langsung berusaha menyelamatkan diri, dan warga sekitar ikut membantu memadamkan api dengan alat seadanya, serta berusaha menyelamatkan harta benda yang masih bisa dievakuasi," ujar Agus.
Setelah dihubungi, unit Damkar setempat langsung menuju lokasi kejadian untuk memadamkan api. "Petugas damkar dari Kecamatan Pesisir Tengah yang dibantu oleh petugas damkar dari Kecamatan Ngambur setelah tiba dilokasi langsung melakukan upaya pemadaman. Beberapa waktu kemudian api yang melalap pada bagian belakang rumah berhasil dijinakkan oleh petugas," lanjutnya.

Di sisi lain, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesibar, Syaifullah, mengatakan pihaknya belum dapat memastikan berapa jumlah kerugian yang diakibatkan oleh kebakaran tersebut, melihat saat ini kepastian akan kerugian yang dialami Taufik sedang dilakukan.
"Mengenai tafsiran kerugian belum dapat dipastikan, untuk itu saat ini sedang dilakukan perhitungan tentang kerugiannya. Dan hasil perhitungannya pun mudah-mudah akan segera keluar, sehingga si korban dapat dibantu dengan hasil kerugian yang di derita," Jelas Syaiful.

Namun berdasarkan pantauana dilokasi usai api dipadamkan, dua unit kendaraan roda dua (R2) ikut dilalap api, selain itu padi siap giling serta bahan-bahan mudah terbakar lainnya tidak luput dari lalapan api.

Dalam musibah tersebut pihaknya belum mengetahui sumber pasti penyebab timbulnya api. Hanya saja pada waktu itu pemilik rumah menyalakan genset dikarenakan listrik sedang padam. "Kami belum tahu pasti apa penyebabnya, termasuk perkiraan kerugian yang dialami. Untungnya M. Taufik bersama istri dan dua orang anaknya berhasil diselamatkan," kata dia.