Rupiah Menguat ke Level Rp13.263/USD

Ilustrasi (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

Jakarta -- Gerak nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan pagi terpantau menguat dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya di Rp13.319 per USD. Kendati demikian, nilai tukar rupiah masih berpeluang untuk terus menguat di sepanjang hari ini.

Mengutip Bloomberg, Kamis 12 Januari, perdagangan pagi berada di posisi Rp13.263 per USD. Day range nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp13.263 per USD hingga Rp13.293 per USD dengan year to date return di minus 1,14 persen. Sedangkan nilai tukar rupiah menurut Yahoo Finance berada di posisi Rp13.285 per USD.

Sementara itu, Analis Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan, harga komoditas yang mulai kembali penguatannya bisa memberikan tambahan sentimen positif terhadap nilai tukar rupiah. Di sisi lain, dinamika politik menjelang Pilgub DKI Jakarta, termasuk isu reshuffle, bisa memberikan efek kejut bagi gerak nilai tukar rupiah.

"Walaupun belum tentu berdampak negatif, tetapi kondisi itu bisa menjaga ketidakpastian tetap tinggi. Adapun debat cagub resmi pertama dijadwalkan Jumat esok. Rupiah berpeluang menguat pada hari ini dengan lemahnya USD," kata Rangga, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta.

Di sisi lain, Pidato Trump mengecewakan dan dolar index terkoreksi. Dolar index perlahan terus terkoreksi seiring dengan optimisme terhadap prospek perekonomian AS mulai tergerus oleh kenyataan dengan data ekonomi AS yang tidak terlalu solid dan komentar Trump mengenai kebijakannya yang kurang meyakinkan.

Selain itu, harga minyak yang sempat tertekan oleh data pasokan yang naik mulai kembali naik, terbantu pertumbuhan konsumsi minyak India yang naik tajam. Tentu diharapkan kondisi semacam ini bisa terus mengalami perbaikan di masa-masa mendatang.

"Pidato Janet Yellen dan beberapa anggota the Fed lainnya ditunggu malam nanti," pungkas Rangga