Setahun Yayasan Pembina Pendidikan Doa Bangsa, Ikut Cetak Generasi Berkualitas

GUNUNG SUGIH--Yayasan Pembina Pendidikan Doa Bangsa (YPPDB) Lampung Tengah Minggu (11/12/2016) genap berusia satu tahun. Menurut pendiri dan pembina YPPDB Kabupaten Lampung Tengah, Ayep Zaki, sebagai wadah kegiatan pencetak generasi bangsa yang berkualitas, yayasan ini tidaK bisa dipisahkan dari Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB).
FKDB ini beranggotakan para akademisi , pengusaha usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang selama ini terus berupaya menciptakan lapangan kerja, membangun titik usaha serta menumbuhkan perekonomian yang bertujuan menopang kelangsungan program pendidikan yang diselenggarakan oleh YPPDB.

Sesuai dengan namanya, visi besar dari YPPDB dan FKDB adalah “Doa Bangsa” yang sudah tertuang dalam perambule UUD Negara Republik Indonesia 1945, yang berisikan harapan besar yaitu Bangsa Indonesia bisa lepas dari penjajahan segala bentuknya dan sekali gus Bangsa Indonesia ini bisa hidup dengan Pancasila.

“Sebagai ormas yang mematuhi empat pilar kebangsaaan dan mematuhi kebijakan pemerintah yang sah, Doa Bangsa menjalin hubungan yang baik dengan jajaran pemenritahan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan bahkan dengan kepolisian, “ Kata Ayep.

Kiprah Doa Bangsa di Kabupaten Lampung Tengah berhasil membangun sekolah menengah pertama dengan nama sekolah SMP Do’a Bangsa Terbanggi Besar. “ Pada awalnya jumlah siswanya ada 27 siswa, jumlah yang dipandang cukup bagi Doa Bangsa untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan visi dan misinya,” Kata Ayep Zaki.

Meski sekolah baru, SMP Doa Bangsa Terbanggi Besar mampu memperlihatkan keseriusannya. Hal itu dilihat dari berbagai prestasi yang telah ditorehkan diajang berbagai prestasi tingkat daerah maupun privinsi. “ Kami berhasil menjadi juara I lomba pidato tingkat SMP se kabupatenn Lampun g Tengah, juara harapan 1 dan harapan II lomba miniature tali temali pramuka tingkat priovinsi Lampung, serta juara II lomba menggambar tingkat SMP se kabupaten Lampung Tengah,” ujar Ayep.

Ayep Zaki menambahkan, ditingkat nasional per Desember 2016 Doa Bangsa telah diikuti oleh 550 kepala keluarga yang berjumlah 1.801 jiwa tersebar di 25 provinsi di Indonesia. Dibidang pendidkan jumlah anak asuh YPPDB tercatat sebagai berikut: 344 siswa PAUD yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia, 192 Warga belajar asrama di Kalimantan Selatan, Lampung Tengah dan Jawa Barat, 253 siswa SMK di Pelabuhanratu Sukabumi Jawa Barat, 47 Siswa SMA di CIbadak Sukabumi Jawa Barat serta 144 Mhasiswa/I yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.