SKIn, Wadah Penghobi Mobil Jimny

Komunitas Suzuki Katana Jimny Indonesia (SKIn) Chapter Lampung. Dok. SKIn Chapter Lampung

MELAKUKAN tur dan bakti sosial menjadi kegiatan rutin
komunitas Suzuki Katana Jimny Indonesia (SKIn) Chapter Lampung. Selain sebagai ajang silaturahmi sesama anggota, kegiatan itu juga untuk mempromosikan pariwisata di Lampung.
Ketua SKIn Chapter Lampung Didik Adityo mengatakan kegiatan tur dengan mengunjungi tempat-tempat baru dan mengekspos keindahan wisata Lampung melalui blog maupun media sosial. Melalui cara tersebut diharapkan membuat pariwisata Lampung semakin dikenal luas oleh masyarakat.
Sejak berdiri 5 Mei 2014 lalu, komunitas itu menjadi wadah berkumpul dan bersilaturahmi para pemilik mobil Suzuki Katana Jimny. Sesama anggota akan saling bertukar pikiran dan berbagi informasim seperti tentang permasalahan mobil serta cara merawatnya.
"Latar belakang berdirinya komunitas ini, selain memiliki
kesamaan hobi mobil Jimny, kami juga menjadi tahu bagaimana cara merawat mobil. Yang terpenting melalui komunitas adalah silaturahmi," ujar Didik saat ditemui di Sekretariat SKIn Chapter Lampung di Jalan Dr Harun II, Bandar Lampung, beberapa waktu lalu.
Didik berkisah dulu sebelum terbentuknya komunitas itu, pemilik mobil Katana Jimny di Lampung cukup sulit mencari bengkel yang benar-benar paham tentang jenis mobil tersebut. Namun, dengan terbentuknya komunitas SKIn, mereka bisa saling bertukar pikiran dan pengalaman tentang permasalahan mobil.
"Kekeluargaan kami sangat erat. Salah satu anggota kami ada yang mobilnya rusak, pasti kami bantu walaupun tempatnya di luar kabupaten," kata dia.

Kopdar
Menurutnya, ada beberapa program rutin yang dilakukan, di antaranya menggelar kopdar (kopi darat) setiap satu bulan sekali. Saat itu mereka berkumpul dan membahas tentang kegiatan-kegiatan SKIn.
Kemudian turing kuliner (tukul), yakni mengunjungi tempat-tempat kuliner baru di Lampung maupun turis (turing wisata)) mengunjungi destinasi pariwisata di Lampung.
"Setiap kegiatan kami selalu mengajak dan melibatkan keluarga sehingga menambah rasa kekeluargaan dan mempererat silaturahmi," kata Didik.
Tidak hanya itu, baru-baru ini SKIn Chapter Lampung juga melakukan bakti sosial tanggap banjir di Kabupaten Pesawaran dengan cara membantu evakuasi warga yang terjebak di dalam rumah.
"Begitu banjir, akses jalan masuk semua tertutup tidak bisa dilewati sehingga kami harus mengevakuasi dan membuka jalan agar bantuan dari luar bisa masuk," ujarnya.
Selain itu, setiap tur, anggota SKIn selalu menyempatkan diri melakukan bakti sosial di daerah yang mereka lewati, seperti ke tempat ibadah dan panti asuhan. "Jadi kami tidak pernah membuat sebuah agenda baksos khusus, tapi setiap tur pasti kami sempatkan membantu," kata Didik.
Lewat SKIn Chapter Lampung, selain mempererat silaturahmi, pertemanan dan pengalaman anggota semakin luas. Mereka saling bertukar pikiran dan ide-ide dengan latar belakang yang berbeda. Bahkan, saat ini SKIn Chapter Lampung telah tercatat sebagai anggota Indonesian Off Road Federation serta telah bergabung dengan anggota tim Basarnas di Jakarta.