Slank Sindir Intoleransi di Masyarakat Lewat Lagu

(Foto: Agustinus Shindo Alpito)

Jakarta -- Intoleransi yang muncul di masyarakat tak bisa dipungkiri memang terjadi akhir-akhir ini. Tak sedikit perbedaan dianggap sebagai musuh, kebencian dilontarkan dengan begitu mudah di media sosial.

Bagaimana Slank menaggapi hal tersebut?

Tampil di program Mata Najwa, Rabu (28/12/2016), Kaka "Slank" menjawab pertanyaan Najwa Shihab dengan sebait lirik lagu untuk menanggapi keresahan tersebut.

"Pala lo peyang (oy), minta di kemplang (oy), otak di pinggang (oy), enak ditendang (hey)."

lirik yang didendangkan Kaka disambut tepuk tangan penonton.

Dalam kesempatan tersebut, (Drummer Slank) Bimbim memberikan pandangannya saat ditanya soal lirik lagu Tong Kosong. Najwa bertanya ditujukan kepada siapa lirik tersebut.

"Ini untuk orang yang suka ngomongin orang lain. Hari gini banyak di medsos. Kita enggak boleh berpendapat, enggak boleh beda, padahal kan ada hak manusia yang ingin bicara, yang ingin bernyanyi. Kalau sumbang ya jangan didengar, kalau merdu ayo kita ikut bernyanyi," ucap Bimbim.