Suara Sirene Mobil Polisi, Gagalkan Pencurian Sapi

Pencuri gagal membawa sapi yang telah dipotong setelah mendengar suara sirine mobil patroli polisi di Jalipatim, Ketapang, Lampung Selatan. (Foto:Lampost/Aan Kridolaksono)

KALIANDA--Suara sirine mobil patroli Polsek Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan menggagalkan upaya pencurian tiga ekor sapi di jalan Lintas Pantai Timur, Dusun Tambakrejo, Desa Bangunrejo, Ketapang, Senin (20/3/2017) sekitar pukul 03.30. Namun dari ketiga ekor sapi milik Murdiono alias Jemur (50), dua ekor diantaranya sudah disembelih menjadi empat potong dengan usus terburai.

Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun Lampost.co., terungkpnya aksi kawanan spesialis pencurian hewan ternak sapi itu berawal saat Kepala Pos Polisi kecamatan Ketapang Aipda Nurkholis melakukan patroli dengan mobil sambil menghidupkan sirine di ruas Jalinpantim.

"Saat melakukan patroli dari Pospol di Tamansari menuju simpanglima Ketapang, saya melihat ada mobil APV warna hitam di pinggir jalan raya, tepatnya di jalan masuk ke Dusun Tambakrejo," kata Aipda Nurkholis kepada Lampost.co. di kantor Camat Ketapang, Senin (20/3/2017).

Merasa curiga dengan kendaraan yang berada di dekat bangunan kosong itu, ungkap Kapospol, ia pun menghampiri kendaraan APV tersebut."Tiba-tiba kendaraan itu kabur ke arah Lamtim setelah beberapa orang keluar dari bangunan kosong tersebut," ujarnya.

Selanjutnya Kapospol yang melakukan patroli seorang diri itu memeriksa isi didalam bangunan kosong tersebut. Didalam bangunan tanpa atap tersebut, Aipda Nurkholis melihat beberapa potong tubuh sapi yang sudah terburai ususnya.

"Seekor sapi masih hidup, dua ekor sudah dipotong-potong menjadi beberapa bagian. Kemudian saya menghubungi pamong desa setempat untuk mencari tahu warga yang kehilangan sapi," kata Kapospol.

Sementara korban Jemur mengaku terakhir melihat ketiga ekor sapinya dikandang saat memberikan pakan hewan peliharaannya tersebut. "Sekitar pukul 02.00 saya memberi pakan ketiga hewan ternak itu. Saya tahu setelah beberapa warga mendatangi rumah saya menjelang azan subuh," ujarnya.