Tabung Gas Bocor, Ayah-Anak Terbakar

Tabung gas bocor dan meledak, bapak dan anak luka bakar dirawat di RSUDAM. (Ilustrasi)

BANDAR LAMPUNG--Slamet Pulo (80) dan Watinah (33) warga Kelurahan Baturaja, Punduh Pidada, Pesawaran tersambar api dari tabung gas 3 kilogram yang bocor sekitar pukul 05.00, Rabu (8/3/2017). Akibatnya, kondisi bapak dan anak itu harus menderita luka bakar di sekujur tubuhnya.

Keduanya harus mendapatkan perawatan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moeloek (RSUDAM). Selain itu, sambaran api tidak sempat menghabisi rumah korban, karena segera dapat dipadamkan anggota keluarganya.

Adik ipar korban, Ratmin menjelaskan peristiwa itu terjadi saat Watinah hendak memasak air dan nasi. Ketika itu, korban akan memasang tabung gas yang baru. Namun, ternyata sambungan gas dan selang mengalami kebocoran dari lubang tabung.

"Waktu itu kakak saya ini mau ngambil wudhu dan salat subuh. Ketika lewat kamar mandi ternyata tabung gasnya bocor. Kakak ini mau menyelamatkan anaknya biar nggak terbakar jadi sama kakak saya mau ditutup lubang tabung gas itu pakai tangan," kata Ratmin yang ditemui di ruang IGD.

Menurutnya, sambaran api muncul ketika kompor tungku api di dalam dapur pun dihidupkan sebelum Watinah memasang selang tabung gas. Akibatnya, gas yang terus keluar dari tabungnya pun menyulutkan api ke tubuh Slamet dan Watinah.

"Dekat kompor itu ada tungku juga dihidupin anaknya. Jadi dari tungku itu nyambar langsung ke mereka berdua. Kalau Watinah kedua kakinya yang terbakar dan bapaknya sekujur tubuh," ungkapnya.

Sembaran api tersebut pun membuat tembok rumah sempat ikut terbakar. Namun, keluarga korban langsung berusaha memadamkan apinya. "Kalau rumah nggak kebakaran, karena setelah itu saya langsung ngambil semua kain dan karung dibasahin. Saya lemparin semuanya biar padam api," pungkasnya.