Tahun 2017, Polytron Targetkan Kenaikan Produksi Elektronik 15 Persen

Showroom Polytron. Dok. PT Hartono Istana Teknologi

JAKARTA -- Mengawali tahun 2017, PT Hartono Istana Teknologi dengan brand-nya Polytron menetapkan target produksi elektronik secara keseluruhan naik 15 persen dari tahun 2016.
Tekno Wibowo, Marketing Director Polytron, mengatakan untuk tahun 2017, target produksi elektronik secara keseluruhan di patok naik 15 persen, hal tersebut berimbang dengan proyeksi pertumbuhannya 15 persen untuk lini elektronik dan smartphone.
"Walaupun untuk lini home appliances Polytron percaya diri pertumbuhan bakal lebih baik, namun Polytron tidak terlalu memasang patok terlalu tinggi, mengingat tahun depan Indonesia akan diramaikan dengan pemilihan kepala daerah (pilkada)," ujarnya di Jakarta, akhir pekan lalu.
Ia menambahkan untuk produk smartphone tahun 2017, Polytron juga akan lebih berkonsentrasi. Semua ponsel milik Polytron telah diproduksi di Indonesia. Harapannya tahun depan dapat meningkatkan produksi menjadi sekitar lima juta unit ponsel per tahun.
"Dalam waktu dekat Polytron akan merilis tipe terbaru kulkas Belleza. Ini merupakan bentuk inovasi, ekspansi, dan eksistensi Polytron demi menciptakan elektronik yang ramah sesuai dengan kebutuhan masyarakat," kata Tekno.
Menurut dia, perkembangan teknologi digital yang berkembang pesat juga disiasati pada perangkat elektroniknya. Era digital dianggap telah membuat manusia memasuki gaya hidup baru yang lebih mudah dan praktis.
Sementara itu, Shasa Eva Marisah, Public Relations Polytron, menuturkan Polytron belum lama ini merilis smartphone terbaru Prime 7S yang hadir dengan desain bodi tipis elegan, memadukan dual glass body dan metal frame.
"Kamera 16 MP didikung fitur Isocell dengan two tone flash hasilkan foto terbaik dengan warna natural meski di area minim cahaya. Plus fitur phase detection auto-focus technology mampu menangkap fokus target bergerak dengan kebih cepat dan akurat kurang dari 0,3 detik," ungkapnya.