2013-01-31 17:06:00
TANGGAMUS: Warga Protes, Baru Dibangun Jalan Rusak

Cukuhbalak (Lampost.co): Warga Kepala Pekon Gedung, Kecamatan Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus, memprotes kepala pekonnya terkait proyek pembangunan akses jalan menuju air sungai di desa setempat yang berasal dari dana bantuan pemerintah daerah Gerbang Helau. Pasalnya, baru sekitar dua bulan selesai dikerjakan jalan tersebut sudah kembali rusak parah.

Menurut Mahendra warga setempat, jika pembuatan jalan sepanjang kurang lebih 200 meter itu tidak dikerjakan dengan benar. Sebab tidak menggunakan adukan yang sewajarnya dipakai oleh umum yaitu, satu banding tujuh. “Mungkin pihak rekanan yang membangun jalan tersebut menggunakan adukan satu banding sepuluh,” kata dia, Kamis (31-1).

Bantuan Gerbang Helau yang diterima Pekon Gedung nilainya Rp50 juta sedangkan menurut warga sekitar jika melihat hasil pekerjaan jumlahnya sangat jauh dari perkiraan itu. Jalan menuju ke sungai itu dibangun dengan material semen serta pasir dan hanya memiliki ketebalan 2 CM. “Kalau dihitung-hitung biaya pembangunan tersebut paling habis sekitar lima juta rupiah,” jelasnya yang diamini oleh Sudirman tetangganya.

Pembangunan jalan menuju air sungai tersebut dimaksudkan untuk mempermudah kaum ibu-ibu atau warga lainnya yang ada keperluan untuk mencuci dan sebagainya. Namun, jalan tersebut saat ini sudah rusak dan dikeluhkan warga karena bantuan yang diterima dari pemerintah daerah tersebut tidak berfungsi dengan maksimal.

Sementara itu, Hamzani warga Pekon Kejadian, Kecamatan Cukuh Balak menambahkan, bahwa pada saat menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada), salah satu calon yang saat ini tetap bertahan sebagai Bupati Tanggamus, Bambang Kurniawan mengunjungi desa tersebut. Pada waktu itu Bupati berjanji akan memprioritaskan desa Kejadian dan Banajar untuk diberikan bantuan Gerbang Helau untuk pembuatan jalan menuju air.

Namun pada kenyataannya yang mendapatkan bantuan tersebut adalah Pekon Gedung, itu pun pengerjaannya terkesan asal jadi. “Yang membuat kami kecewa bagaimana bantuan yang masuk tersebut pun tidak terlaksana dengan baik, maka kami harap pihak yang berwenang meningkatkan pengawasan terhadap bantuan-bantuan yang masuk ke desa-desa,” ungkapnya.

Saat coba di konfirmasi dikediamannya, menurut keterangan dari adiknya, Hilal bahwa Kepala Pekon Gedung, Bainuri sedang tidak berada dirumah karena sedang ada keperluan keluarga. “Dia sedang keluar dan tidak ada dirumah,” katanya. (ABu/L-4)

komentar facebook