Tarif Listrik Naik, Biarpet Tetap Terjadi

Ilustrasi listrik biarpet. Dok. Lampost.co

SUKADANA -- Tarif listrik naik tidak diiringi dengan pelayanan yang maksimal. Pelanggan PLN di Kecamatan sekampung Udik berang akibat listrik yang seringa biarpet, Jumat (3/3/2017).
Menurut Munir (55), tokoh masyarakat Sekampung Udik,pada pukul 21.00, Jumat (3/3/2017), listrik di daerah Kecamatan Sekampung Udik biarpet. Meskipun terjadi kenaikan tarif dasar listrik hingga 100%, pelayanan PLN tidak diiringi dengan fasilitas yang seharusnya juga naik 100%.
"Kenapa sudah bayar mahal listriknya tapi kok masih kayak lampu diskotek selalu berkedap-kedip, harusnya kalau tarif listrik naik pelayanannya juga dinaikkan dong biar pelanggan puas," terangnya.
Tokoh pemuda Sekampung Udik Rajo Bandar (35) menerangkan akibat listrik yang mati hidup tersebut menyebabkan kerusakan TV, kulkas, kipas angin dan peralatan elektronik yang lainnya. Dia berharap pihak PLN menambah daya di sekitaran Sekampung Udik apabila arus listrik yang tidak stabil tersebut diakibatkan kekurangan daya.
"Memang keterlaluan PLN ini orang sudah bayar mahal-mahal tarif naik tapi kok Lampunya masih hidup mati hidup mati, sehingga banyak mengakibatkan barang elektronik rusak, seperti kulkas dan TV. Lalu siapa yang bertanggung jawab," tuturnya.
Keresahan pelanggan listrik akhir-akhir ini meningkat. Bahkan pelanggan listrik mengecam keras tindakan PLN yang membuat lampu berkedap-kedip. Selain naiknya tarif dasar listrik, pelanggan juga dirugikan secara langsung karena sering hidup padamnya listrik.