Tarif Pembuatan SKCK Naik Jadi Rp30 Ribu

Pembuatan SIM, STNK, dan SKCK naik sejak adanya peraturan baru dari pemerinath terkait dengan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). (Foto:Dok.Lampost)

KALIANDA--Mulai tahun 2017, tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada Polri naik. Kenaikan itu berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No 60/2017, yang secara otomatis PP No 50/2010 tidak berlaku lagi.

Kenaikan tarif itu, berlaku juga untuk pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Sebelumnya, masyarakat yang membuat SKCK dikenakan biaya Rp10 ribu, mulai besok, (6/1/2017), naik menjadi Rp30 ribu.

"Kenaikan tarif itu sesuai dengan PP no 60 tahun 2017," kata Kepala Satuan Intelkam Polres Lampung Selatan, Ajun Komisaris Polisi Oskar, mewakili Kapolres Lampung Selatan, AKBP Adi Ferdian Saputra, Kamis (5/1/2017).

Oskar mengatakan sudah sejak beberapa pekan terakhir pihaknya sudah menyosialisasikan kenaikan tarif pembuatan SKCK kepada masyarakat.
"Sudah sering kami sampaikan diberbagai kesempatan," ujarnya.

Meski tarif naik, kata dia, untuk persyaratan pembuatan SKCK tetap sama. Syarat pemohon yakni kartu sidik jari, fotokopi KTP, akta kelahiran, pas foto 4×6 dan fotokopi kartu keluarga.
Begitu juga dengan proses pembuatan SKCK, lanjut dia, tidak memakan waktu yang lama. Pemohon hanya membutuhkan waktu hanya 10 menit, SKCK sudah selesai.