Terduga Teroris J Merupakan Warga Sidomulyo dan Bekerja di Jakarta

Ijazah milij J yang ada pada orangtuanya di Sidomulyo, Lampung Selatan. Orangtua J mengetahui jika J bekerja di Jakarta. (Foto:Lampost/Perdhana)

KALIANDA--Satu di antara terduga teroris, J (19), yang dibekuk di Kota Tolitoli, Sulawesi Tengah, Jumat (10/3), sekitar pukul 08.30,merupakan warga Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan.

Berdasarkan penelusuran Lampost di Dusun IV, Desa Siringjaha, Kecamatan Sidomulyo, J merupakan warga desa setempat. Sudah dua tahun terakhir, J yang hanya lulusan MTs itu merantau dan bekerja menjadi pelayan toko bangunan di Palmerah, Jakarta.
"Ada warga sini yang namanya J, tetapi ia bekerja di Jakarta," kata Sekretaris Desa Siringjaha Asep, Sabtu (11/3/2017).
Mengenai keterlibatannya dengan kelompok teroris yang ditangkap Polda Sulawesi, Asep mengaku tidak tahu hal tersebut. "Waduh saya tidak paham kalau soal itu karena belum tahu informasi apa pun," ujar Asep.
Diketahui, J merupakan anak ketiga dari enam bersaudara terakhir kali menghubungi pihak keluarga pada Sabtu (4/3) malam. Keesokan harinya, keberadaan J tidak diketahui pihak keluarga dan majikan tempatnya bekerja.
"Terakhir telepon malam minggu, tanyakan kabar kami di sini," kata Jami'an (50), ayah J.
Majikan J yang tidak tahu keberadaannya, Minggu (5/3) malam menelepon orang tuanya. Sebab, J hari itu, sekitar pukul 13.00, pamitan mengunjungi kediaman uwaknya.
"Kata majikannya, pamitan ke rumah uwaknya, tetapi setelah saya telepon uwak dan paman serta keluarga yang lain tidak tahu keberadaannya," kata dia.
Menurut keterangan majikan, J berangkat ke rumah uwaknya membawa tas berisikan satu kain sarung, satu baju, dan Alquran. Tidak kunjung mendapat kabar, majikannya berinisiatif membongkar lemari pakaian milik J. Sebelum membongkar, majikannya meminta izin dahulu dengan meneleponnya.