Terjaring Razia, Pelajar SMP Menangis karena Tak Memiliki Kelengkapan Surat

Seorang pelajar SMP yang terjaring razia di Gedongtataan hendak menangis karena tak memiliki SIM saat petugas Satlantas Polres Pesawaran menggelar razia spontanitas, Jumat (6/1/2017). (Foto:Lampost/A.Amri)

PESAWARAN--Siswa SMP di Kabupaten Pesawaran sempat menangis ketika hendak di tilang oleh petugas satuan lalu lintas (satlantas) Polres Pesawaran yang melakukan penertiban terhadap para pengendara sepeda motor secara spontan di depan Koramil Gedongtataan, Jalan Ahmad Yani, Pesawaran, Jumat (6/1/2017) siang.

Kasatlantas Polres Pesawaran, AKP Rohmawan, mengatakan kegiatan razia spontan yang didimpin dirinya langsung tersebut dalam rangka mengingatkan kepada para pengendara agar tertib dalam berlalu lintas sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas.
“Kegiatan ini hanya bersifat spontanitas dengan tujuan mengimbau kepada seluruh masyarakat secara umum agar tertib dalam berlalu lintas khususnya para siswa agar tidak membawa kendaraan bermotor sebelum memiliki SIM,” kata Rohmawan, Jumat (6/1/2017).

“Para pelajar tidak kami tilang hanya melakukan pendataan saja dan mengingat serta mengimbau agar para pelajar tidak membawa kendaraan bermotor, jika terjaring lagi orang tua anak yang bersangkuatan tersebut akan kami panggil. Jadi imbau kepada masyarakat agar tertib berlalu lintas melengkapi surat menyurat kendaraan dan mengenakan helm saat berkendaraan,” ujarnya.