Tersangka Pemerkosa Ditemukan Tewas di Sungai Way Sekampung

Ilustrasi kasus pencabulan. Dok. Lampost.co

PESAWARAN -- Deman (54), kakek yang diduga memerkosa cucunya sendiri dan sempat dikabarkan menghilang akhirnya ditemukan seorang pemancing dalam keadaan tewas di Sungai Way Sekampung, Desa Pujorahayu, Kecamatan Negerijaton, Kabupaten Pesawaran, Jumat (17/3/2017), sekitar pukul 17.30.
Kapolsek Gedongtataan, Kompol Bunyamin mengatakan Deman pertama kali ditemukan di Sungai Way Sekampung oleh seorang warga bernama Wanto ketika saksi pulang dari memancing di sungai tersebut.
“Korban pertama kali ditemukan saksi mata ketika dia pulang dari mancing dengan posisi korban tersangkut di batang bambu, dengan kondisi lidah menjulur keluar, tubuh membengkak, posisi telungkup dan korban menggunakan baju batik warna kuning dan celana dasar warna hitam,” kata Bunyamin melalui WA, sekitar pukul 08.30.
Dia menjelaskan berdasar pada keterangan pihak keluarga, sekitar tiga hari yang korban berada di rumahnya Desa Lumbirejo, Kecamatan Negerikaton, Kabupaten Pesawaran. Kemudian setelah dilaporkan bahwa korban menjadi pelaku pencabulan terhadap cucunya sendiri, korban pun menghilang dan meninggalkan rumahnya.
“Setelah dilaporkan ke petugas PPA Polres Pesawaran atas dugaan tersangka pencabulan dan pemerkosaan terhadap cucunya sendiri, korban diduga ketakutan dan meninggalkan rumahnya sebelum akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di Sungai Way Sekampung Desa Pujorahayu,” jelasnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan atas kasus tersebut, petugas telah meminta keterangan dua saksi mata dan sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya petugas membawa jasad korban ke rumah sakit di Pesawaran dan berdasar pada hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan adanya tindakan kekerasan di tubuhnya.
“Hasil visum paramedis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan pihak keluarga korban secara ikhlas sudah menerima kejadian tersebut dan bersedia membuat pernyataan tidak keberatan untuk dilakukan autopsi,” ujarnya.