Tidur Abnormal dan Berat Badan

Tidur. 2.bp.blogspot.com

STUDI yang menganalisis data hampir 120 ribu peserta UK Biobank menemukan tidur terlalu banyak atau terlalu sedikit dapat meningkatkan kemungkinan menjadi gemuk. Penelitian ini menemukan pola tidur yang abnormal meningkatkan risiko kelebihan berat badan bagi mereka yang secara genetik cenderung obesitas.
Studi oleh Universitas Glasgow, Skotlandia, itu juga tidak menemukan hubungan yang jelas antara durasi tidur dan berat badan pada mereka dengan risiko genetik rendah obesitas. Para peneliti melihat efek tidur singkat kurang dari tujuh jam per malam dan tidur panjang (lebih dari sembilan jam), juga tidur siang hari dan sif kerja.
Mereka menemukan orang dengan risiko genetik tinggi obesitas, baik tidur pendek maupun jangka waktu yang panjang, meningkatkan risiko kelebihan berat badan dibandingkan dengan orang yang tidur untuk jangka waktu yang normal yakni 7—9 jam semalam.