Tidur dan Seks Wanita

Studi menemukan tidur cukup membuat kehidupan seksual wanita menjadi lebih baik. (Ilustrasi)


SEBUAH studi menemukan tidur cukup membuat kehidupan seksual wanita menjadi lebih baik. Studi tersebut mengonfirmasi adanya hubungan antara durasi tidur yang lebih pendek, gejala insomnia yang lebih tinggi, dan penurunan fungsi seksual pada wanita post-menopause.
"Wanita dan penyedia layanan kesehatan perlu menyadari adanya hubungan antara gejala menopause dan kurang tidur terhadap efek kepuasan seksual," ujar Joann Pinkerton, pemimpin utama dari North American Menopause Society (NAMS).
Para peneliti menganalisis data dari 93.668 wanita berusia 50—79 tahun menemukan durasi tidur yang pendek, kurang dari tujuh jam per malam, berhubungan dengan kepuasan seksual yang lebih rendah.
Wanita yang lebih tua merasa kurang puas dengan kehidupan seks mereka karena tidur kurang dari 7—8 jam. Begitu juga dengan wanita yang berusia di atas 70 tahun, dengan durasi tidur kurang dari lima jam, kepuasan seksual menurun sebanyak 30% lebih pasif.