Tidur Tidak Nyenyak

Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim. Dok. Lampung Post

ANJLOKNYA harga singkong di Kabupaten Lampung Timur sejak enam bulan terakhir membuat Bupati Chusnunia Chalim harus bekerja keras alias memutar otak. Dengan harapan, harga komoditas yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan rakyatnya itu kembali stabil.
Saking kerasnya berpikir dan tak ingin rakyatnya menderita, politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menyurati pihak kementerian serta melakukan langkah-langkah lain demi kesejahteraan rakyat yang dipimpinnya. "Tragedi ini membuat saya tidur tak nyenyak. Betapa tidak, karena hal itu sangat berpengaruh dengan kesejahteraan rakyat saya," ujar Mbak Nunik—sapaan akrab Chusnunia Chalim.
Dengan dilayangkannya surat ke Menteri Pertanian, Mbak Nunik berharap harga singkong di daerahnya kembali stabil. Kendati impor tapioka dari negeri tetangga hingga kini belum dapat dibendung. "Pemerintah atau pengusaha tentunya wajib menetapkan harga singkong yang menguntungkan petani. Bukan sebaliknya, petani malah tambah terpuruk," kata dia.