2013-02-09 07:50:00
Tunjangan Sertifikasi Guru Metro Rp9,2 Miliar Molor 2 Tahun

METRO (Lampost): Pembayaran tunjangan sertifikasi untuk guru-guru di Kota Metro lagi-lagi molor. Tunjangan sertifikasi untuk November dan Desember 2012 senilai Rp9,2 miliar baru akan dibayarkan pada 2014. Mengendapnya dana sertifikasi bagi guru-guru bersertifikat selama dua tahun itu berdasarkan surat edaran Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikbudpora) Kota Metro Masnuni pada Desember 2012. Surat nomor 900/4825/01/D.3/2012 itu ditujukan kepada kepala TK, SD/MI, SMP/MTS, SMA/MA, dan SMK, baik negeri maupun swasta se-Kota Metro.

Isi surat tersebut menjelaskan ada tunjangan profesi guru (TPG) yang belum terbayar untuk November dan Desember 2012. Surat itu menyatakan dana TPG yang dikirim Pemerintah Pusat hanya cukup untuk membayar tunjangan selama 10 bulan.
Dalam poin terakhir surat edaran, Kadisdikbudpora menyatakan kekurangan dua bulan yang belum terbayar tersebut akan dibayarkan di tahun anggaran 2014. Hal itu setelah dilakukan perhitungan anggaran oleh Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan RI.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Metro Imam Santoso membenarkan hal itu. Pasalnya, saldo TPG di kas daerah memang tidak cukup untuk membayar tunjangan November—Desember 2012.
Menurutnya, meskipun di bulan November dibayarkan, masih juga ada kekurangan sekitar Rp300 juta. “Makanya itu belum kami bayar," kata Imam, Jumat (8-2).

Dia menjelaskan penyebab tidak cukupnya anggaran karena di Metro tunjangan dibayarkan berdasarkan gaji pokok PNS tahun 2012 terbaru.
Ia juga menambahkan kemudian harus membayar carry over 2010 yang belum terbayar di tahun tersebut. Guru yang mendapatkan TPG sesuai dengan data akhir 2011, dan data Juni 2012 yang SK sertifikasinya diterima pada 2012. “BPKAD telah melaporkan masalah ini ke Kementerian Keuangan RI,” ujarnya.

Dia menuturkan alokasi tunjangan guru di Kota Metro tahun 2012 ditetapkan Rp52,3 miliar. Dana ini ditransfer dari pusat ke kas daerah Kota Metro setiap triwulan sebesar Rp13 miliar. “Untuk pembayaran tunjangan selama 10 bulan saja, sudah menelan dana Rp48 miliar,” katanya.
Sementara itu, sejumlah guru bersertifikat di Metro mengharapkan dana tersebut bisa segera cair karena sangat dibutuhkan untuk keluarga. Para guru mengakui selama ini dana memang selalu tersendat. Sedangkan para guru dituntut untuk meningkatkan kualitas belajar siswa. (OGI/L-1)

komentar facebook