Warga Lampung Timur Diminta Waspadai Serangan Pneumonia pada Balita

Pneumonia. obatpenurunpanas.com

SUKADANA -- Warga Lampung Timur (Lamtim) atau para orang tua pemilik anak balita diminta waspada terhadap serangan penyakit pneumonia. Pasalnya kondisi cuaca yang cukup ekstrem saat ini sangat mendukung berkembangnya penyakit yang tergolong sangat berbahaya tersebut.
Kasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P), Sartono Senin (2/1/2016), menjelaskan kondisi cuaca saat ini tergolong masih sangat ekstrem. Pasalnya meski intensitas curah hujan terbilang cukup tinggi, sesekali masih juga diselingi sinar matahari. Kondisi cuaca yang cukup ekstrem tersebut biasanya sangat mendukung berkembangnya berbagai jenis penyakit. Salah satu jenis penyakit yang mudah berkembang pada kondisi cuaca tersebut misalnya pneumonia.
Pneumonia merupakan jenis penyakit yang disebabkan bakteri pneomonucus. Penyakit ini menyerang pada bagian saluran pernapasan dan biasanya yang diserang adalah anak-anak balita. Balita yang terserang pneumonia ini akan mengalami demam dibarengi batuk, pilek, dan napas yang terlihat memburu atau cepat.
Penyakit tersebut bagi anak balita tergolong cukup berbahaya. Sebab jika tidak segera ditangani secara intensif, balita yang terserang bukan hanya mengalami demam tinggi, tetapi juga sesak napas, kemudian kejang-kejang. Jika sudah terserang seperti itu tidak menutup kemungkinan balita bisa meninggal dunia.
Lebih jauh Sartono menjelaskan meski data perinci belum ada karena masih dalam perekapan, pada 2016 di Lamtim penyakit pneumonia tersebut terdeteksi sudah muncul dan menyerang cukup banyak anak balita. Beruntung warga atau orang tua tanggap dan cepat bertindak dengan membawa anak-anak balita berobat ke puskesmas atau petugas kesehatan terdekat, sehingga para balita tersebut bisa diselamatkan.
Meski demikian mengingat serangan penyakit pneumonia itu tergolong sangat berbahaya bagi balita, Sartono tetap mengingatkan agar warga atau para orang tua pemilik anak balita tetap waspada. Sebab, seiring dengan kondisi cuaca saat ini diprediksi ke depan serangan penyakit pneumonia tersebut akan terus meningkat.
“Kepada warga dan para orang tua khususnya pemilik anak balita di Lamtim kami mengingatkan agar selalu tetap waspada dan jangan lengah. Sebab kondisi cuaca seperti saat ini sangat rentan dan sangat mendukung berkembangnya serangan penyakit pneumonia tersebut,” kata Sartono.
Kemudian lebih jauh dia juga mengimbau warga dan para orang tua pemilik anak balita, agar setiap saat bisa melakukan langkah-langkah antisipasi. Adapun langkah antisipasi agar para balita tak terserang pneumonia misalnya bisa dilakukan dengan cara menjaga sanitasi lingkungan, pemberian air susu ibu (ASI) secara terus-menerus hingga usia anak balita mencapai dua tahun. Di samping itu, menjaga kondisi tubuh anak balita dengan pemberian makanan bergizi.
Jika mendapati anak balita terserang penyakit apa pun bentuknya, apalagi mengarah pada serangan penyakit pneumonia, agar secepatnya berobat ke puskesmas atau petugas kesehatan terdekat.
Sementara itu, kepada seluruh unit pelayanan kesehatan swasta di Lamtim, dia juga mengimbau agar benar-benar bisa membantu warga dalam menangani anak balita yang terserang pneumonia. Kemudian secara rutin juga wajib melaporkan jumlah kasus pneumonia yang ditangani karena selama ini pihak Dinas Kesehatan Lamtim jarang sekali menerima laporan dari unit pelayanan kesehatan swasta terkait dengan hal itu. Padahal laporan itu sangat diperlukan sebagai dasar penentuan langkah-langkah yang akan diambil pihak Dinas Kesehatan jika sewaktu-waktu penyakit itu mewabah.