Warga Minta Pembangunan Samsat Pembantu Kalirejo Direalisasikan

Ilustrasi. Kantor Samsat Rajabasa, Bandar Lampung. Lampung POST/DOK

GUNUNG SUGIH -- Warga Kampung Kota Batu, Kecamatan Pubian, Lampung Tengah meminta Pemerintah Provinsi Lampung segera merealisasikan rencana pembukaan Kantor Samsat Pembantu di Kecamatan Kalirejo. Warga harus menempuh jarak yang sangat jauh jika harus membayar pajak ke Samsat Gunungsugih, 170 kilometer pulang-pergi.

Sekretaris Kampung Kota Batu, Kecamatan Pubian, Syaifulloh mengatakan di Kampung Kota Batu hampir setiap rumah memiliki kendaraan roda dua. Untuk membayar pajak kendaraan ke Samsat Gunungsugih, warga tak hanya harus mengeluarkan uang lebih, tetapi juga membuang waktu dan tenaga. Sebab jarak dari Kota Batu ke Gunungsugih sekitar 85 kilometer.

"Kalau pulang-pergi kami menempuh sekitar 170 km. Belum lagi biaya untuk kesana dan waktu kami yang habis terbuang seharian itu," kata dia kepada Lampost.co, Senin (19/12/2016).

Menurut Syaifulloh, jika ada Samsat Pembantu di Kalirejo, warga Kota Batu hanya menempuh jarak sekitar 40 km pulang pergi. Selain itu jalur yang ditempuh juga relatif aman.

Ia menerangkan dahulu sempat ada rencana membangun Samsat pembantu di Kalirejo. Rencana ini harus segera direalisasikan Pemprov karena akan sangat membantu warga.

Dengan menempuh perjalanan yang sangat jauh, katanya, warga malas untuk membayar pajak dan lebih memilih membiarkan kendaraannya mati pajak.
"Sekarang ini ada yang punya dua atau bahkan tiga motor. Saya yakin di Sendangagung dan sekitarnya juga begitu. Kami mau membayar pajak kok susah. Itu kan untuk pendapatan daerah juga," kata dia.