Warga Terbanggibesar Keluhkan Serangan Hama

Anggota Komisi II DPRD Lamteng dari dapil IV warga Dusun V Kampung Karang Endah, Kecamatan Terbanggibesar, Lamteng pada reses, Minggu (19/3/2017). (Foto : Lampost/Wahyu Pamungkas)

LAMPUNG TENGAH--Anggota Komisi II DPRD Lamteng dari dapil IV menyerap aspirasi masyarakat terkait kelangkaan pupuk di musim tanam dan penurunan hasil panen karena berbagai persoalan.

Anggota Komisi II DPRD Lamteng Sumarsono dan Sofyan Yusuf menyerap aspirasi warga Dusun V Kampung Karang Endah, Kecamatan Terbanggibesar, Lamteng pada masa reses, Minggu (19/3/2017).  Dua anggota dewan dari dapil IV itu mendengarkan keluhan petani di areal persawahan.

Sumarsono mengatakan banyak keluhan petani di Dusun 5, Kampung Karang Endah Kec Terbanggi Besar Lampung Tengah. Keluhan berkaitan dengan serangan hama wereng, tikus, keong serta orong-orong. Selain itu sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi juga mengemuka dalam pertemuan dewan dengan puluhan petani itu.

Menurut Sumarsono keluhan para petani terkait hama dan penyakit akan didata dan dilaporkan ke Kementerian Pertanian dan Dinas Pertanian dengan harapan adanya bantuan bagi petani, agar jika terulang bisa langsung diatasi.

"Banyaknya petani mengeluh. Maka anggota DPRD Kab Lampung Tengah turun langsung untuk melihat. Nantinya akan melakuakan Pendataan dan akan menyampaikan ke Kementrian Pertanian dan dinas Petanian," ungkap Sumarsono.

Terkait kelangkaan pupuk bersubsidi, adanya permintaan dari sebagian Petani agar pupuk bersubsidi dihilangkan saja karena saat ini pupuk bersubsidi tidak dinikmati oleh petani kecil saja tapi digunakan oleh pengusaha, jika ini dilakukan maka para petani akan menjadi petani organik.