Way Kanan Cetak 1.950 Ha Sawah Baru

Bintara pembina desa (babinsa) Kampung Bumisari, Kecamatan Rawapitu, Kabupaten Tulangbawang, gotong royong bersama petani memperbaiki saluran air disawah eks cetak sawah tahun 2016, Selasa (7/2). TNI AD tetap melakukan upaya pengawasan proses cetak sawah

WAY KANAN -- Luas cetak sawah baru di Kabupaten Way Kanan tahun ini menjadi yang terluas se-Provinsi Lampung dengan total sekitar 1.950 hektare (ha). Rencana cetak sawah baru tersebut ditargetkan selesai pada Juni 2017.
Penambahan cetak sawah baru ini digunakan untuk peningkatan hasil gabah para petani di kabupaten setempat serta mewujudkan swasembada pangan nasional, terutama di kabupaten yang berjuluk Bumi Ragik Ragom tersebut.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kabupaten Way Kanan Maulana melalui Kepala Bidang Prasarana-Sarana Pertanian Rofiki di ruang kerjanya, Selasa (7//2017), menerangkan rencana cetak sawah baru tersebar di empat kecamatan dan 13 kampung.
Kecamatan Bahuga seluas 703 ha, terdiri dari enam kampung: Bumiagung dengan luas lahan 70,14 ha, Bumiagung Wates 173 ha, Kampung Dewaagung 50,8 ha, Kotadewa 129,14 ha, Saptorenggo 93,96 ha, dan Serdangkuring 189,06 ha.
Kecamatan Buay Bahuga hanya satu kampung, yakni Kampung Bumiharjo, dengan luas lahan 118,93 ha. Untuk kecamatan Bumiagung dengan total sebesar 428 ha, terdiri dari tiga kampung: Bumiagung seluas 21,86 ha, Karangan 50,08 ha, dan Pisangindah 355,56 ha.
Untuk zona cetak sawah baru yang keempat di Way Kanan terletak di Kecamatan Negarabatin dengan luas sebesar 700 ha. Pada kecamatan ini, terdapat tiga kampung: Gedungjaya 368 ha, Kartajaya 310,25 ha, dan Sarijaya 21,75 ha. "Kabupaten Way Kanan baru tahun ini mendapat cetak sawah baru. Kami menyediakan lokasi berdasar hasil investigation design survey. Untuk anggaran cetak sawah baru ini bersumber dari dana APBN 2017, yakni dari Kementerian Pertanian melalui tugas pembantuan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikulura Provinsi Lampung," ujarnya.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kabupaten Way Kanan Maulana, saat dikonfirmasi melalui ponsel, menambahkan anggaran yang akan disalurkan untuk biaya cetak sawah di Way Kanan nilai pagunya sebesar Rp16 juta untuk 1 hektare lahan cetak sawah baru.
Menurutnya, penyelesaian cetak sawah baru di Way Kanan ditargetkan pada Juni 2017, sedangkan pada Agustus 2017 nantinya pelaksanaan tanam untuk cetak sawah baru ini dapat terselesaikan, sehingga pada bulan Desember 2017 petani sudah dapat melakukan panen terhadap padi tersebut.
"Pemerintah Pusat juga telah menyediakan benih padi dan pupuk untuk cetak sawah baru ini. Nantinya apabila cetak sawah sudah terselesaikan. Untuk pelaksanaan teknis di lapangan, pemerintah dan TNI AD sudah bekerja sama untuk pelaksanaan upsus swasembada pangan ini," kata dia.