Zaha: Saya Bangga Bermain untuk Timnas Pantai Gading Ketimbang Inggris

Wilfried Zaha (Foto: AFP)

Abidjan -- Wilfried Zaha mengaku tak menyesal memilih tim nasional Pantai Gading ketimbang Inggris. Kini, ia tengah bersiap melakoni Piala Afrika 2017 bersama negara barunya.

Pemain berusia 24 tahun itu lahir di Abidjan, Pantai Gading. Namun, ia sudah membuat dua penampilan untuk Inggris dalam pertandingan persahabatan melawan Swedia dan Skotlandia pada 2012 dan 2013. Baru dua kali membela The Three Lions, itu berarti ia memenuhi syarat untuk mewakili negara kelahirannya karena tidak pernah mewakili negara Eropa dalam pertandingan kompetitif sebanyak tiga kali atau lebih.

Zaha mengaku senang dengan keputusannya jelang laga perdana Pantai Gading melawan Togo pada 16 Januari. Ia mengklaim sudah empat tahun untuk memikirkan membela negara kelahirannya.

"Saya berangkat ke Inggris dan saya tidak kembali ke Pantai Gading. Jadi, saya melakukan semua sekolah saya di negara saya dan itu yang paling normal yang saya bermain untuk tim muda Inggris," kata Zaha seperti dilansir situs resmi Pantai Gading.

"Selama empat tahun terakhir, saya telah memiliki cukup waktu untuk menganalisis situasi saya dan untuk memperhitungkan permohonan dari Asosiasi Sepak bola Pantai Gading. Sekarang saya telah membuat pilihan saya. Sekarang saya ingin bermain dengan Pantai Gading," lanjutnya.

"Sudah bermanfaat, pertama karena saya bangga bermain untuk negara saya, kemudian karena pemilihan Pantai Gading memiliki pemain berkualitas dan selalu menjadi negara yang menelurkan banyak bakat. Jadi, saya membuat pilihan yang tepat dan saya tidak menyesal," pungkasnya.

Sebelum pertandingan pembuka Grup C kontra Togo, Zaha dan kolega akan merampungkan persiapan mereka dengan persahabatan internasional melawan Uganda pada Kamis 12 Januari dini hari WIB.