Zainudin Resmikan UPT PRI Sragi

Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan menggunting pita pada peresmian UPT Puskesmas Rawat Inap (PRI) Kecamatan Sragi, Rabu (28/12/2016). LAMPUNG POST/ARMANSYAH

Rabu, 28 Desember 2016 20:26 WIB
Pengirim: armansyah
Berita + Foto Pesan Koran 200 eks



KALIANDA -- Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan meresmikan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Rawat Inap (PRI) Kecamatan Sragi, Rabu (28/12/2016). Keberadaan PRI tersebut diharapkan dapat pelayanan kesehatan terhadap masyarakat setempat.
Peresmian itu turut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan Lamsel Mulyadi Saleh, Asisten Bidang Kesejahteraan Masyarakat Lamsel Ismar Kolina, Kepala Dinas Kesehatan Lamsel Jimmy Banggas Hutapea, Kapolres Lamsel AKBP Adi Ferdian Saputra, Camat Sragi Suwardi, kepala UPT Puskesmas se-Lamsel, dan kepala Desa se-Kecamatan Sragi.
Dalam laporannya, Jimmy Banggas Hutapea mengatakan Puskesmas merupakan salah satu sarana pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Di mana, keberadaannya untuk memberikan pelayanan kesehatan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat di wilayah kerjanya.
"UPT PRI Sragi ini dulu berada di Desa Bandaragung dan pelayanannya masih berupa rawat jalan. Namun, saat setelah pindah lokasi ke Desa Kualasekampung, pelayanan puskesmas Sragi ditingkatkan menjadi rawat inap," kata dia, kemarin (28/12/2016).
Dari 17 kecamatan, kata Jimmy, saat ini Lamsel telah memiliki 13 puskesmas kini telah ditingkatkan menjadi rawat inap. Kemudian, untuk pelayanan Pemkab Lamsel telah menghapus Peraturan Daerah (Perda) Lamsel Nomor 15 Tahun 2011 tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan.
"Maksudnya yang dihapus itu hanya retribusi pelayanan kesehatan sebesar Rp5.000 di dalam perda tersebut. Dalam artian untuk pelayanan umum masuk puskesmas digratiskan dari retribusi. Namun, untuk tindakannya masih berlaku sesuai dengan perda yang ada," kata dia diamini Kepala UPT PRI Sragi, Sumari.
Sementara itu, Bupati Zainudin Hasan mengatakan pihaknya terus mengupayakan agar fasilitas dan pelayanan Puskesmas di kabupaten berjuluk Gerbang Krakatau itu bisa ditingkatkan, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat maksimal. "Insya Allah pada 2017 mendatang kami telah menganggarkan dua puskesmas yang akan ditingkatkan menjadi rawat inap," ujar dia.
Bupati Zainudin berharap dengan adanya peningkatan status puskesmas di Sragi dari rawat jalan menjadi rawat inap tersebut dapat meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat. “Dengan adanya puskesmas rawat inap ini, akses pelayanan kesehatan masyarakat tentu akan semakin meningkat dan mudah. Untuk itu, masyarakat tidak perlu jauh-jauh kerumah sakit. Insyaallah, tahun depan kita ada penambahan dokter sebanyak 8 orang dari APBD," katanya.
Zainudin juga berharap agar para dokter dan petugas rumah sakit harus bertindak cepat untuk menangani masyarakat yang sakit "Dengan demikian, saya minta para dokter dan petugas rumah sakit harus bertindak cepat untuk menangani masyarakat yang sakit, jadikan rumah sakit ini sebagai rumah sakit yang sejuk penuh keramahan," katanya.