Zulkifli Hasan Dukung Perusahaan BUMN

Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan (kiri), Direktur Utama Telkomsel Ririek Ardiansyah (dua kiri), Ketua MPR RI Zulkifli Hasan (tengah) ?saat konferensi pers usai meresmikan jaringan 4G LTE Telkomsel di Ibu Kota Kabupaten (IKK) Area Sumatera di SMA Keb

KALIANDA -- Ketua MPR Zulkifli Hasan mendukung secara penuh atas keberadaan perusahaan-perusahaan di bawah naungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berusaha di daerah. Bahkan, dukungan tersebut akan dibuktikannya dengan cara mempromosikan perusahaan-perusahaan BUMN itu kepada masyarakat tanpa mendapat bayaran.
"Saya akan dukung bagi perusahaan yang ada di bawah BUMN. Bahkan, saya mau disuruh promosi iklan tentang perusahaan itu. Tapi, perusahaan itu di bawah naungan BUMN dan perusahaan asal merah-putih (Indonesia). Kalau perusahaan swasta saya enggak mau," kata Zulkifli Hasan saat konferensi pers peresmian jaringan Telkomsel 4G LTE di seluruh ibu kota kabupaten (IIK) di Area Sumatra di SMA Kebangsaan Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, Jumat (17/3/2017).
Menurut Zulkifli, dia sempat mempromosikan provider Telkomsel kepada masyarakat dan tamu undangan yang hadir di peresmian jaringan 4G LTE tersebut. Bahkan, dirinya mengaku mengajak seluruh masyarakat Lampung untuk menggunakan provider Telkomsel sebagai provider terbaik dan berkualitas di Indonesia.
"Namun begitu, saya tidak dibayar atas promosi yang saya tawarkan masyarakat tersebut. Promosi ini memang untuk kebaikan kita semua. Untuk itu, saya disuruh iklan mau dan disuruh promosi mau, asalkan BUMN. Kalau perusahaan swasta, enggak mau," kata politikus Partai Amanat Nasional tersebut.
Putra asli kelahiran Lampung Selatan, 17 Mei 1962 itu mengatakan promosi yang dilakukannya tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap Telkomsel sebagai perusahaan BUMN. Bahkan, dirinya pun pernah mempromosikan produk lainnya dari perusahaan BUMN.
"Tidak hanya Telkomsel, dulu saya ikut juga promosikan Semen Merah Putih dan pupuk Pusri juga. Karena itu menjadi andalan kita (Indonesia), maka harus kita dukung," kata mantan Menteri Kehutanan itu.