Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan potensi waspada gelombang tinggi pada perairan Provinsi Lampung. Gelombang tinggi mencapai 4 meter berpotensi terjadi pada Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda Selatan Lampung.
Hal tersebut tersampaikan oleh Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas IV Maritim Panjang, Bandar Lampung. Sementara, informasi waspada gelombang tinggi tersebut berlaku pada periode 27 Maret 2025 pukul 07.00 WIB sampai 30 Maret 2025 pukul 07.00 WIB.
“Untuk kondisi sinoptik. Pola angin Wilayah Perairan Provinsi Lampung pada umumnya bergerak dari arah Barat hingga Utara dengan kecepatan angin berkisar antara 2-30 Knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau pada Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda Selatan Lampung,” tulis Prakirawan BMKG, Tri Wahyudi, Rabu, 26 Maret 2025.
Kemudian BMKG menyampaikan peringatan dini tinggi gelombang 1.25 – 2.5 m berpeluang terjadi pada Perairan Teluk Lampung Bagian Utara dan Perairan Teluk Lampung Bagian Selatan. Kemudian BMKG juga menyampaikan saran keselamatan berisiko terhadap pelayaran. Resiko itu bagi perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.25 m. Kemudian bagi kapal tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.5 m.
Selanjutnya, BMKG juga menyampaikan peringatan dini tinggi gelombang 2.5 – 4 m. Itu berpeluang terjadi pada Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda Selatan Lampung. Kemudian untuk saran keselamatan, BMKG menyampaikan beresiko terhadap keselamatan pelayaran.
Bagi perahu nelayan, apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.25 m. Lalu bagi kapal tongkang, apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.5 m. Serta, kapal ferry apabila kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2.5 m.