Bandar Lampung (Lampost.co) — Volume lalu lintas pada ruas tol Bakauheni – Terbanggi Besar masih terus mengalami peningkatan.
- Ada 564.154 kendaraan melintas selama 21 Maret – 2 April 2025.
- Pada 2 April, kendaraan yang melintas di Tol Bakter meningkat 125,2 persen.
- Untuk menghadapi arus balik mudik akan memaksimalkan fungsi 12 rest area.
Manager Area Jalan Tol, Andri Pandiko mengatakan, pihaknya telah mencatat ada 564.154 kendaraan melintas selama 21 Maret – 2 April 2025.
Ia mengatakan jumlah tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 45,9 persen dari pada dengan volume lalu lintas kendaraan normal dalam durasi waktu yang sama.
Baca Juga:
384.841 Kendaraan Pemudik Masuk Jalan Tol Bakauheni – Terbanggi
“Hingga hari ini ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar masih mengalami peningkatan volume kendaraan yang melintas,” katanya, Kamis, 3 April 2025.
Menurutnya, volume lalu lintas tertinggi sejak H-10 lebaran terjadi pada Rabu, 2 April 2025 kemarin. Pada waktu tersebut tercatat ada 61.887 kendaraan yang melintas di ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar.
“Pada 2 April kemarin, kendaraan yang melintas di Tol Bakter meningkat 125,2 persen dari volume biasanya,” katanya.
5-7 April 2025
Sebelumnya, Direktur PT Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) Toll Road, I Wayan Mandia memperkirakan waktu arus balik akan terjadi pada 5-7 April 2025. Pihaknya memprediksi terjadi puncak arus kendaraan pada 6 April 2025 atau H+5 lebaran.
“Nanti saat arus balik mudik kendaraan yang akan melintas mungkin akan lebih banyak dari tahun lalu mencapai sekitar 61 ribu kendaraan,” jelasnya.
Untuk menghadapi arus balik mudik, pihaknya akan memaksimalkan fungsi 12 rest area yang tersedia. Terdapat layanan top up di 7 gerbang Sidomulyo, Baksel, Lematang, Kobar, dan Natar. Kemudian Tegineneng Barat dan Terbanggi Besar untuk para pengguna tol.
Antisipasi antrean di gerbang tol dengan menyiagakan mobile reader di 5 gerbang tol. Seperti di GT Bakauheni Sel, GT Kotabaru, GT Natar, GT Terbanggi Besar, dan GT Tegineneng Timur. Serta penambahan petugas layanan transaksi Baksel, Sidomulyo, Kotabaru, Gunung Sugih, dan Terbanggi Besar.