Bandar Lampung (Lampost.co)–Pasca-lebaran, jumlah penumpang bus di Terminal Tipe A Rajabasa mulai mengalami peningkatan. Bahkan peningkatan jumlah penumpang sudah terlihat sejak 1 April atau satu hari setelah lebaran Idulfitri.
Berdasarkan data angkutan lebaran Terminal Rajabasa, terdapat 2.657 penumpang yang datang di terminal pada periode 31 Maret – 2 April 2025. Pada periode itu juga tercatat ada 3.117 penumpang yang berangkat.
Kepala Terminal Rajabasa, Marsusi mengungkapkan, jumlah itu perkiraannya akan terus meningkatkan. Pihaknya memperkirakan puncak arus balik mudik lebaran terjadi pada 5 – 7 April 2025.
“Kami mengingatkan masyarakat agar memperhitungkan jadwal keberangkatan untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas,” ungkapnya, Kamis, 3 April 2025.
Hingga hari ini, total ada 15.743 penumpang bus AKDP yang datang. Dan 13.689 penumpang bus AKDP yang berangkat di Terminal Rajabasa sejak 21 Maret 2025.
Lalu ada sebanyak 2.397 kedatangan penumpang dan 1.766 keberangkatan penumpang bus AKAP di Terminal Rajabasa hingga H+2 lebaran.
“Hari ini data sementara hingga pukul 12.00 WIB tercatat ada 300 keberangkatan penumpang dan 202 penumpang yang datang,” kata dia.
Untuk memastikan kemanan perjalanan pemudik, pihaknya telah melakukan ramcheck terhadap seluruh angkutan lebaran sebelum arus mudik lalu. Selain memastikan kelaikan kendaraan angkutan lebaran, pihaknya juga memastikan kesehatan sopir dan kernet yang bertugas.
Pemeriksaan kesehatan kepada setiap sopir dan kernet yang akan bertugas dengan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Bandar Lampung. Nakes akan bersiaga setiap hari untuk memeriksa kesehatan sopir dan kernet angkutan lebaran.
Marsusi menambahkan, pihaknya juga telah melakukan pembenahan terhadap fasilitas umum di terminal termasuk penerangan. Marsusi berharap, pelayanan yang optimal bisa memberikan rasa puasa bagi para pemudik yang menggunakan Terminal Rajabasa.