• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Minggu, 30/11/2025 08:02
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Hukum

Dari Balik Jeruji, 3 Napi Rutan Kotabumi Lakukan Penipuan Digital, Disanksi Penghapusan PB

Adi SunaryoAsrul Septian MalikbyAdi SunaryoandAsrul Septian Malik
02/05/25 - 10:36
in Hukum
A A
Kasus penipuan digital dilakukan narapidana Rutan Kotabumi dari balik jeruji. Lampost.co/Asrul Septian

Kasus penipuan digital dilakukan narapidana Rutan Kotabumi dari balik jeruji. Lampost.co/Asrul Septian

Bandar Lampung (Lampost.co)– Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Kotabumi menjatuhkan sanksi kepada tiga narapidana yang ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan digital oleh Polda Lampung.

Ketiga pelaku, yakni A dan E yang merupakan narapidana kasus narkotika serta E yang terlibat kasus pencurian. Ketiganya menerima sanksi berupa pencatatan dalam Buku Register F.

Baca juga: OJK Lampung Ingatkan Warga Waspada Penipuan Online via WhatsApp dan Telepon

“Kami meniadakan hak bersyarat mereka. Mereka tidak akan mendapatkan Pembebasan Bersyarat (PB),” ujar Kepala Rutan Kotabumi, Budi Setyo Prabowo, Kamis, 1 Mei 2025.

Budi menjelaskan bahwa pihaknya langsung berkoordinasi dan berkolaborasi dengan Polda Lampung untuk mengidentifikasi serta menemukan para pelaku penipuan digital.

“Sejak awal, kami menjalin koordinasi dengan Polda untuk membongkar kasus ini,” ujarnya.

Terkait penggunaan alat komunikasi saat melakukan aksi, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa dugaan para pelaku mendapatkan telepon genggam dari pengunjung. Ia mengakui kelalaian dalam pengawasan dan berkomitmen memperketat pengamanan.

“Kami akui ada kelalaian. Kami akan memperkuat pengamanan, dan kami akan rutin menggelar razia saat jam besuk. Jika ada petugas kami yang terlibat, saya pastikan akan kami beri sanksi,” tegasnya.

Sementara itu, Subdit IV Cybercrime Ditreskrimsus Polda Lampung menangkap empat anggota sindikat pemerasan digital. Mereka menggunakan identitas palsu untuk berkenalan dengan korban melalui media sosial, lalu memeras korban dengan memanipulasi konten.

Direktur Reskrimsus Polda Lampung, Kombes Pol Derry Agung Wijaya, menjelaskan bahwa pihaknya menangkap keempat tersangka A, E, MA, dan F dalam kurun waktu satu bulan terakhir di lokasi yang berbeda-beda.

“Tiga dari empat pelaku merupakan narapidana di salah satu Lapas/Rutan di Lampung. Kami menangkap mereka dengan bantuan dari pihak Kanwil Ditjenpas Lampung,” ungkapnya, 30 April 2025.

Berselancar di Media Sosial

Pelaku memulai aksinya dengan berkenalan melalui media sosial TikTok. Setelah bertukar nomor WhatsApp, pelaku membangun komunikasi dengan korban hingga korban mengirimkan foto dan video pribadi. Pelaku lain lalu mengedit atau memanipulasi konten tersebut agar seolah-olah menjadi konten asusila.

“Setelah itu, pelaku mengancam akan menyebarkan konten tersebut. Kerugian korban mencapai Rp150 juta,” jelasnya.

Derry menguraikan peran masing-masing pelaku. A mengaku sebagai anggota polisi dan menggunakan identitas palsu untuk menipu korban. E bertugas mengedit foto dan video. MA menjadi kurir yang mengambil uang hasil pemerasan, sementara F menampung peralatan yang digunakan untuk kejahatan.

Saat ini, polisi telah menahan para tersangka untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

“Baru dua kali mereka melakukan aksi, berdasarkan pemeriksaan awal. Namun, kami terus mendalami kasus ini. Jika ada korban lain, kami imbau segera melapor,” tegas Derry.

Penyidik menjerat para pelaku dengan Pasal 35 jo. Pasal 51 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Mereka terancam hukuman penjara maksimal 12 tahun dan denda maksimal Rp12 miliar.

Ikuti terus berita dan artikel Lampost.co lainnya di Google News

Tags: BERITA LAMPUNGhukum dan kriminalKriminal Lampungpenipuan digitalRutan Kotabumi
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Dua warga Kabupaten Lampung Tengah, Melia dan Nova Anita Sari melaporkan dugaan investasi bodong dalam penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dok. Lampost.co

Tertarik Investasi MBG, Malah Tertipu Rp 400 Juta

byTriyadi Isworoand1 others
29/11/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) — Setelah menanamkan modal investasi hingga Rp 400 juta untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dua warga...

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari. (Dok. Lampost.co)

Polda Lampung Sarankan Korban Investasi Bodong MBG Lampung Tengah Sampaikan Gugatan Perdata

byTriyadi Isworoand1 others
29/11/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) — Polda Lampung menanggapi laporan dugaan penipuan investasi program MBG. Laporan ini terlayangkan oleh dua warga Lampung...

Dua warga Kabupaten Lampung Tengah, Melia dan Nova Anita Sari melaporkan dugaan investasi bodong dalam penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dok. Lampost.co

Dua Warga Lampung Tengah Tertipu Investasi Bodong Makan Bergizi Gratis

byTriyadi Isworoand1 others
29/11/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) – Dua warga Kabupaten Lampung Tengah, Melia dan Nova Anita Sari, melaporkan dugaan tindak pidana penipuan dan...

Berita Terbaru

Nampak cuaca Kota Bandar Lampung cerah berawan. Namun BMKG Provinsi Lampung tetap mengingatkan tetap waspada potensi hujan. (Foto: Lampost.co / Triyadi Isworo)
Cuaca

Minggu, 30 November 2025, Lampung Cerah Berawan

byTriyadi Isworo
30/11/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan prakiraan cuaca harian. Minggu, 30 November 2025, cuaca Provinsi...

Read moreDetails
DPD Golkar Lampung Gelar Pelantikan Pengurus Periode 2025—2030

DPD Golkar Lampung Gelar Pelantikan Pengurus Periode 2025—2030

30/11/2025
Ibunda Raisa

Ibunda Raisa Meninggal Dunia Usai Lawan Kanker Paru, Keluarga Sampaikan Ungkapan Duka

30/11/2025
Nita Vior

Nita Vior Lahirkan Anak Pertama Lewat Operasi Sesar, Vincent Kosasih Setia Dampingi

30/11/2025
Persija vs PSIM

Persija Rayakan Ulang Tahun Ke-97 dengan Kalahkan PSIM 2-0

30/11/2025
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.