Bandar Lampung – Raut haru tampak dari wajah-wajah para pengemudi ojek online yang berkumpul di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Lampung, Selasa pagi itu.
Di bawah terik matahari pagi yang menyengat, mereka tetap berdiri tegak—tak hanya sebagai pencari nafkah. Tetapi sebagai bagian dari masyarakat yang hari ini mendapat perhatian tulus dari institusi Polri.
Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polda Lampung melalui tangan dingin Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika, menyerahkan 300 paket bantuan sosial kepada para pengemudi ojek online.
Kegiatan yang juga dihadiri Ketua Bhayangkari Daerah Lampung Ny. Lurie Helmy Santika dan Ketua Seksi Bhakti Sosial dan Bhakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-79 Kombes Pol Drs. Supriadi, M.M., ini menjadi bukti nyata bahwa Polri hadir tak hanya dalam tugas pengamanan. Tetapi juga dalam denyut kehidupan masyarakat kecil.
“Tentunya kita harapkan kegiatan ini betul-betul bisa bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya para pengemudi ojek online. Kita tahu bersama bahwa kebutuhan pokok kian hari semakin berat, dan semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban mereka,” ucap Irjen Helmy dengan nada tenang namun penuh empati.
Isi Paket Sembako
Paket sembako yang Polda bagikan berisi kebutuhan pokok yang kerap terasa makin sulit masyarakat jangkau oleh kalangan menengah ke bawah.
Adapun isi paket tersebut berisi 5 kg beras, 1 liter minyak goreng, 1 kg gula pasir, 2 bungkus mie telur. 1 kotak teh celup, 1 kg tepung terigu, 1 botol sirup ABC, 1 kaleng susu kental manis
Bagi sebagian dari mereka yang menerima, ini bukan sekadar bantuan. Ini adalah bukti bahwa jerih payah mereka di jalanan tidak mendapat pandangan sebelah mata.
Seorang pengemudi ojek online, Budi (38), tak mampu menahan air mata saat menerima bingkisan tersebut.
“Sudah lama saya merasa sendirian di jalan. Tapi hari ini, saya merasa di hargai, saya merasa mendapat perhatian. Terima kasih Pak Polisi,” ujarnya lirih, sambil memeluk paket sembako yang ia terima dengan tangan bergetar.
Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, momen ini menjadi jembatan harapan dan kedekatan antara polisi dan masyarakat. Banyak yang menganggap selama ini kadang terpisah oleh sekat persepsi dan kesibukan masing-masing.
“Polri saat ini harus menyatu dengan masyarakat. Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran kami, bukan hanya saat ada masalah, tapi juga dalam kebahagiaan. Terlebih para pengemudi ojek online adalah pahlawan kehidupan harian. Mereka patut mendapat tempat di hati kami,” ujar Irjen Helmy dengan tegas.
Bhayangkari Daerah Lampung Sapa Driver
Suasana makin mengharukan saat Bhayangkari Daerah Lampung ikut turun langsung menyapa para driver. Ia juga menyerahkan sembako satu per satu, dengan senyum hangat dan sapaan tulus.
Tak sedikit dari mereka yang berfoto bersama sebagai bentuk kenang-kenangan atas momen langka dan penuh makna ini.
Kegiatan ini menutup dengan doa bersama, sebagai ungkapan syukur dan harapan agar ke depan, sinergi antara Polri dan masyarakat semakin erat dan bermakna.
Di balik helm dan jaket lusuh, ada peluh perjuangan yang hari ini mendapat pelukan kehangatan dari negara.






