• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 19/01/2026 21:37
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Teknologi

Microsoft PHK 9.000 Karyawan: Strategi AI, Efisiensi Global, dan Dampak Besar untuk Divisi Xbox

Bagi pelaku industri, ini menjadi alarm untuk menyesuaikan kompetensi dan memahami arah perubahan lanskap kerja di era AI. Bagi Microsoft, ini adalah pertaruhan besar demi menjadi pemimpin mutlak dalam revolusi teknologi berikutnya.

Denny ZYbyDenny ZY
04/07/25 - 12:13
in Teknologi
A A
Microsoft hentikan dukungan Windows 11 SE

Reuters

Bandar Lampung (Lampost.co) — Raksasa teknologi Microsoft kembali menggegerkan dunia kerja dengan keputusan memutus hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 9.000 karyawan secara global. Langkah ini merupakan bagian dari restrukturisasi organisasi besar-besaran di tengah ambisi perusahaan dalam memperkuat posisinya sebagai pemimpin industri kecerdasan buatan (AI).

Poin Penting:

  • Microsoft potong ribuan staf demi strategi baru?
  • Divisi Xbox kena dampak besar dari keputusan ini
  • Fokus AI bikin banyak peran tergeser diam-diam

Gelombang PHK Kedua, Efisiensi Jadi Kata Kunci

Keputusan PHK ini diumumkan secara resmi pada awal Juli 2025. Microsoft menyatakan bahwa pemangkasan ini mencakup hampir 4% dari total karyawan global perusahaan yang berjumlah sekitar 228.000 orang.

“Kami terus melakukan perubahan organisasi yang diperlukan untuk memosisikan perusahaan dan tim dalam menghadapi dinamika pasar secara optimal,” kata juru bicara Microsoft, dikutip dari Reuters dan AP News.

Ini adalah gelombang PHK kedua sepanjang tahun 2025. Sebelumnya, sekitar 6.000 pegawai Microsoft juga terkena imbas kebijakan efisiensi pada awal tahun. Kali ini, target PHK mencakup berbagai divisi, termasuk penjualan, pemasaran, hingga sektor gaming (Xbox).

Investasi AI Picu Restrukturisasi

Microsoft tengah membenamkan investasi besar-besaran untuk pengembangan infrastruktur AI dan layanan Copilot. Anggaran yang digelontorkan untuk infrastruktur dan pusat data AI diperkirakan mencapai US$80 miliar untuk tahun fiskal ini. Namun, investasi ini menekan margin laba dan memaksa perusahaan menyusun strategi baru demi efisiensi jangka panjang.

Dalam laporan resmi, perusahaan menyebut bahwa pengurangan pegawai dilakukan seiring dengan upaya menyederhanakan lapisan manajerial dan menggantikan sejumlah peran penjualan tradisional dengan tenaga teknis seperti solution engineers yang dinilai lebih adaptif terhadap pasar teknologi berbasis AI.

Divisi Penjualan dan Xbox Paling Terdampak

Divisi penjualan dan pemasaran menjadi sasaran utama kebijakan PHK. Banyak posisi manajerial berkurang agar struktur kerja lebih ramping dan efisien. Beberapa posisi akan tergantikan oleh tenaga teknis yang mampu mendorong adopsi layanan AI Microsoft secara lebih efektif di pasar global.

Sementara itu, divisi Xbox dan Gaming juga mengalami guncangan besar. CEO Xbox, Phil Spencer, mengonfirmasi bahwa sekitar 2.000 posisi di divisi gaming terdampak. Sejumlah studio internal mengalami pengurangan staf signifikan, seperti Raven Software dan ZeniMax. Bahkan, beberapa proyek ambisius seperti Everwild dan Perfect Dark turut berhenti.

“Restrukturisasi ini penting untuk memperkuat strategi jangka panjang dan memfokuskan investasi di area dengan potensi pertumbuhan terbesar,” jelas Spencer dalam pernyataan internal yang dikutip oleh Wired.

Studio King, pengembang Candy Crush, juga kehilangan sekitar 200 staf atau 10% dari total karyawannya.

Pesangon dan Penawaran Internal

Microsoft menjamin bahwa seluruh karyawan terdampak akan mendapatkan cuti 60 hari berbayar, serta kompensasi pesangon dan akses ke layanan transisi kerja. Selain itu, mereka mendapt dorongan untuk melamar kembali ke posisi lain di dalam perusahaan, khususnya di bidang yang tengah berkembang seperti cloud dan AI.

Business Insider melaporkan bahwa para pegawai mendapat waktu hingga 8 Juli 2025 untuk menandatangani paket pemutusan kerja. Meski begitu, suasana internal di sejumlah forum diskusi karyawan Microsoft menunjukkan kekhawatiran yang tinggi terkait gelombang PHK yang terus berulang.

“Jaminan kerja kini menjadi ilusi. PHK setiap dua bulan membuat kami tak tenang,” tulis salah satu karyawan di forum Reddit.

Strategi AI Microsoft: Menuju Perusahaan Frontier

Sejak kolaborasinya dengan OpenAI, Microsoft menjelma sebagai perusahaan AI frontier. Produk seperti Copilot untuk Office, Azure AI, dan layanan cloud berbasis AI menjadi tulang punggung pertumbuhan perusahaan ke depan. Untuk menunjang strategi ini, Microsoft memangkas biaya tradisional, mengganti tenaga kerja dengan SDM yang lebih relevan, dan menyederhanakan organisasi.

Langkah ini sejalan dengan strategi pesaing besar seperti Google dan Amazon yang juga memfokuskan investasi pada AI dan data center dengan konsekuensi pemangkasan SDM di area yang tidak langsung mendukung pertumbuhan teknologi baru.

Penutup

Keputusan Microsoft melakukan PHK terhadap 9.000 karyawan bukanlah sekadar penghematan. Ini adalah bagian dari pergeseran besar menuju masa depan teknologi berbasis AI yang menuntut efisiensi, kecepatan adaptasi, dan SDM yang semakin spesifik. Meskipun langkah ini strategis dari sisi korporasi, dampaknya terhadap ribuan karyawan dan industri game global tak bisa terabaikan.

Bagi pelaku industri, ini menjadi alarm untuk menyesuaikan kompetensi dan memahami arah perubahan lanskap kerja di era AI. Bagi Microsoft, ini adalah pertaruhan besar demi menjadi pemimpin mutlak dalam revolusi teknologi berikutnya.

Tags: aiKecerdasan BuatanmicrosoftPHK 2025Xbox
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

judul berita menyesatkan

Google Perketat Peringkat Berita dengan Judul Menyesatkan

byDenny ZY
19/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Google dilaporkan mulai mengambil langkah tegas terhadap konten berita yang menggunakan judul menyesatkan, khususnya artikel prediksi...

cara update Roblox di laptop

Roblox Bermasalah di Laptop? Update Aplikasi Jadi Kunci

byDenny ZY
19/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Masalah Roblox yang sulit dibuka, loading terlalu lama, hingga gagal login masih sering dialami pemain di...

iPhone lipat Apple

iPhone Lipat Apple Disebut Hadir 2026, Touch ID Jadi Pilihan

byDenny ZY
19/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Apple dikabarkan tengah menyiapkan langkah besar pada 2026 dengan menghadirkan iPhone lipat pertamanya. Selain itu, Apple...

Berita Terbaru

masyarakat dihimbau untuk menjaga kebersihan lingkungan masing-masing agar tidak terdampak genangan atau banjir.
Lampung

BPBD Bandar Lampung Siagakan Satgas Khusus 24 Jam

byDelima Napitupuluand1 others
19/01/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Pemkot Bandar Lampung akhirnya mengambil tindakan ekstrem untuk memutus rantai banjir tahunan yang kerap merendam wilayah Tapis Berseri....

Read moreDetails
MYF 2026 (1)

Universitas Malahayati Resmi Buka Malahayati Year Festival 2026

19/01/2026
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materiil Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers yang diajukan Ikatan Wartawan Hukum (IWAKUM).

Akhiri Kriminalisasi Kerja Jurnalistik,MK Pertegas Perlindungan Wartawan

19/01/2026
menertibkan sejumlah bangunan yang menjadi penyebab banjir di sejumlah wilayah Kota Tapis Berseri.

Pemkot Bandar Lampung Bongkar Paksa Bangunan Biang Kerok Banjir

19/01/2026
Lokasi penemuan pesawat jatuh.Dok

Smartwatch Kopilot ATR di Bulusaraung Catat Ribuan Langkah, Keluarga Yakin Farhan Masih Bertahan Hidup

19/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.