Kalianda (Lampost.co)—Pelaksana Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Lampung Selatan menggelar rapat koordinasi tingkat kabupaten di Aula Universitas Indonesia Mandiri (UIM) Kalianda. Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam upaya percepatan pengentasan kemiskinan.
Hadir dalam rakor Koordinator Wilayah PKH Provinsi Lampung Slamet Riyadi dan Sekretaris Dinas Sosial Lampung Selatan. Lalu Direktur Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Yayasan Battuta Bangun Negeri Veronica Mieke, S.Pd., M.Hum, Koordinator Kabupaten PKH, serta 17 Koordinator Kecamatan se-Lamsel.
Dalam sambutannya, Slamet Riyadi menekankan pentingnya peningkatan kinerja SDM PKH dan dorongan inovasi dalam pendampingan keluarga penerima manfaat (KPM). Ia menyampaikan pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial RI tengah menggagas sejumlah program strategis untuk menurunkan angka kemiskinan.
Baca Juga: Dukung Dunia Pendidikan, UIM Berikan 1.000 Beasiswa untuk Masyarakat
“Saat ini pemerintah sedang menjalankan Program PKH, Program Sembako, Sekolah Rakyat (SR), dan Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE). Semua program ini menyasar keluarga pra-sejahtera yang telah terdata dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) 2025,” ujarnya.
Sementara itu, Veronica Mieke menyambut baik kolaborasi antara PKH Lampung Selatan dan civitas akademika UIM. Menurutnya, peran pendidikan sangat vital dalam memutus mata rantai kemiskinan dan membuka masa depan yang lebih baik bagi anak-anak keluarga PKH.
“Kami mendukung penuh inisiatif seperti Sekolah Rakyat. UIM juga menyediakan jalur beasiswa KIP Kuliah bagi anak-anak PKH yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi,” jelas Mieke.
Ia menegaskan, semangat pemberdayaan melalui pendidikan sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto, yakni membangun generasi tangguh menuju Indonesia Emas 2045.
Rakor PKH ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, serta membuka peluang kolaborasi strategis antara dunia pendidikan dan program kesejahteraan sosial. Melalui sinergi ini, harapannya upaya pengentasan kemiskinan di Lampung Selatan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.