Kalianda (Lampost.co)–Plt Rektor Universitas Indonesia Mandiri (UIM), Eko Kuntarto menghadiri perayaan Harlah ke-12 dalam rangkaian Tahun Baru Islam 1447 Hijriah di halaman Masjid Agung Kalianda, Lampung Selatan, Minggu, 14 Juli 2025. Selain itu pemberian beasiswa penuh kepada Faaris, mahasiswa berprestasi asal Lampung.
Hadir dalam acara Wakil Bupati Lampung Selatan, ribuan Muslimat NU dari 17 ranting, serta ratusan jamaah dan tokoh masyarakat.
Wakil Bupati Syaiful Bahri mengapresiasi kontribusi Majelis Istighotsah Al-Istiqomah dalam membina umat, terutama kaum perempuan. Ia menyebut momentum ini sebagai peristiwa bersejarah karena untuk pertama kalinya Harlah terselenggara di Masjid Agung Kalianda dengan kehadiran kepala daerah.
Baca Juga: Dukung Dunia Pendidikan, UIM Berikan 1.000 Beasiswa untuk Masyarakat
“Semoga kegiatan ini dicatat sebagai amal kebaikan dan terus membawa keberkahan bagi masyarakat,” kata Wabup Syaiful.
Ketua Majelis Istighotsah, Nunuk Nirwana, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Termasuk Pemkab Lampung Selatan, Baznas, dan UIM.
Dalam kesempatan tersebut, UIM turut menyerahkan beasiswa kepada anak-anak yatim sebagai bagian dari kepedulian sosial kampus.
Selain itu, UIM juga memberikan beasiswa penuh kepada Faaris, seorang pemuda asal Lampung yang sebelumnya diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur SNBT. Namun, karena tekanan situasi yang menyita perhatian publik, Faaris terpaksa menghentikan pendidikannya. UIM kemudian tergerak memberikan kesempatan kedua bagi Faaris untuk melanjutkan studi di kampus mereka.
Beasiswa Buat Faaris
“Kami melihat Faaris sebagai simbol semangat anak muda yang berani dan berprestasi. Sayang jika dia harus berhenti kuliah. Maka dari itu, UIM memberikan beasiswa penuh agar ia tetap bisa melanjutkan studi,” ujar Angie Marsha, Tim Humas UIM, beberapa waktu lalu.
Beasiswa ini meliputi seluruh biaya kuliah hingga lulus. UIM menegaskan bahwa pendidikan adalah hak semua warga negara, terlebih bagi generasi muda berpotensi seperti Faaris.
Sebagai kampus berbasis nilai kemandirian dan integritas, UIM berada di bawah naungan Yayasan Battuta Bangun Negeri dengan dukungan Zulkifli Hasan sebagai pendiri. Kampus ini berlokasi strategis di Jalan Trans Sumatra, Gayam, Penengahan. Membuka akses luas bagi masyarakat Sumatra untuk mengenyam pendidikan berkualitas, terjangkau, dan penuh dukungan moral serta spiritual.