Bandar Lampung (Lampost.co) — Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI. (Purn) Marciano Norman menanggapi wacana Lampung yang mengusulkan sebagai tuan rumah PON XXIII 2032 bersama Provinsi Banten.
Menurutnya, prestasi KONI Lampung saat PON XXI 2024 sudah cukup baik pada peringkat ke 10. Dengan raihan 22 emas 16 perak dan 30 perunggu. Ia berharap, pada PON XXII 2028 mendatang, Lampung harus meraih prestasi yang lebih baik lagi.
“Setidaknya single digit (dibawah 10),” ujarnya saat agenda Pelantikan Pengurus KONI Lampung, di Mahan Agung, Rabu, 13 Agustus 2025.
Kemudian apabila prestasi Lampung pada PON XXII 2028 benar-benar tokcer. Tentunya ketika Lampung melakukan bidding sebagai tuan rumah, potensi terpilih sangat besar
“Kami berikan dukungan penuh, kemarin 22 emas, ke depan harus lebih. Ini jadi pertimbangan KONI Pusat ada prestasi jadi susah terkalahkan provinsi lain kalau ajukan tuan rumah,” katanya.
Selanjutnya Marciano mengatakan, karena itu pembinaan usia muda juga menjadi perhatian. Karena, nantinya ada PON Remaja, tentu ini banyak melibatkan talenta muda. Nah peningkatan prestasi itu juga menjadi indikasi penilaian panitia pusat. Terlebih untuk menentukan apakah daerah itu layak menjadi tuan rumah PON.
Selain itu, lanjut Marciano, dukungan pemerintah daerah. Apabila dukungan pemerintah daerahnya kuat untuk pembinaan olahraga daerahnya. Pasti akan menjadi bahan penilaian lainnya.
“Jika dukungannya sekedarnya saja, maka akan sulit kelak untuk menjadi tuan rumah yang terharapkan. Jadi banyak faktor yang akan menjadi penilaian panitia pusat, termasuk infrastruktur. Maka dari itu, jika Lampung ingin maju. Saran saya lengkapi segala faktor itu dengan baik, baru bisa memenangi persaingannya,” kata Marciano.
Kemudian Marciano mengatakan bahwa nama Lampung tingkat nasional sudah sangat bagus. Namun masih harus terbuktikan dalam persaingan menjadi tuan rumah. Karena daerah lain juga mengajukan hal yang sama.
“Jika belakangan ranking Lampung masih berada dalam dua digit. Maka ke depan harus berusaha menjadi satu digit,” katanya.