• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 26/01/2026 14:17
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Humaniora

Inovasi Kain Tapis Lampung, Jadi Outfit Favorit Anak Muda

Delima NapitupulubyDelima Napitupulu
20/08/25 - 20:08
in Humaniora
A A
Pengrajin tapis, Nana Saptina membangun bisnisnya bernama Um Habib Galeri

Pengrajin tapis, Nana Saptina membangun bisnisnya bernama Um Habib Galeri. (Lampost/Umar Robbani)

Bandar Lampung (Lampost.co) — Kain tapis Lampung selama ini dikenal sebagai bahan pakaian khas yang identik dengan acara adat dan kegiatan formal. Ciri khasnya terletak pada teknik sulam tradisional yang sarat makna budaya. Namun, popularitasnya di kalangan anak muda cenderung rendah karena dianggap kaku dan kurang praktis untuk dipakai sehari-hari.

Fenomena itu mendorong Nana Saptina untuk menghadirkan terobosan melalui UMKM bernama Um Habib Galeri. Berlokasi di Kecamatan Panjang, Bandar Lampung, usaha skala rumahan tersebut memiliki visi besar: menjaga identitas budaya sekaligus membuat kain tapis Lampung lebih dekat dengan generasi muda.

Menurut Nana, tapis bukan sekadar kain, melainkan simbol budaya yang melekat pada masyarakat Lampung. Ia menilai sangat disayangkan apabila tapis hanya dipakai di acara formal, karena berisiko tidak lagi dikenal generasi mendatang.

Dari kegelisahan itu, Nana berinovasi mengubah kain tapis Lampung menjadi berbagai produk fungsional dan bernuansa modern. Koleksi yang ditawarkannya meliputi tas, outer, kaus, aksesori, hingga suvenir. Inovasi ini membuat tapis semakin relevan untuk dipakai sehari-hari oleh anak muda.

“Kami ingin tapis bisa digunakan semua kalangan, tidak hanya saat acara adat. Anak muda bisa percaya diri mengenakan produk tapis dalam aktivitas sehari-hari,” ujar Nana saat mengikuti Bazar UMKM PPUMI Lampung di PSR PKOR, Rabu, 20 Agustus 2025.

UMKM yang Memberdayakan Masyarakat

Awal pandemi Covid-19 menjadi titik pertumbuhan pesat *Um Habib Galeri*. Pesanan produk meningkat tajam hingga ratusan unit per hari. Ibu rumah tangga di sekitar tempat tinggal Nana juga ikut diberdayakan dalam proses produksi.

Bahkan, ia sempat bekerja sama dengan pengusaha marketplace untuk memasok berbagai produk olahan tapis seperti totebag, slingbag, dan tas tangan. Momentum itu membuka peluang ekonomi bagi banyak warga sekitar.

“Banyak tetangga dan teman-teman lulusan pelatihan menjahit ikut bergabung. Mereka membantu produksi ketika permintaan sedang tinggi,” kenangnya.

Namun, dalam dua tahun terakhir, permintaan pasar menurun drastis. Pesanan dari marketplace berhenti, sementara penjualan offline tak mampu menutup penurunan tersebut. Kondisi itu memaksa Nana untuk melepas sementara para pekerja yang sebelumnya terlibat dalam produksi.

“Penurunan ini mungkin karena daya beli masyarakat menurun. Mereka lebih mengutamakan kebutuhan pokok,” ungkapnya.

Untuk bertahan, Nana kini mengandalkan penjualan melalui bazar UMKM dan dukungan Dekranasda Lampung. Meski begitu, ia berharap pemerintah bisa lebih aktif mendorong UMKM agar naik kelas.

“Pemerintah dapat membantu dengan cara menggunakan produk UMKM sebagai suvenir resmi dalam berbagai kegiatan. Jangan membeli dari grosir atau online shop luar, karena itu justru melemahkan pelaku UMKM lokal,” harapnya.

Dengan semangat berinovasi, Nana terus berupaya agar kain tapis Lampung tidak hanya dikenal sebagai pakaian adat, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup anak muda. (Umar Robbani)

Tags: TapisUMKMWISATAWAN
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Ilustrasi

Ketahui Langkah Darurat Pasca-Gigitan Hewan Penular Rabies

byDelima Napitupulu
26/01/2026

Jakarta (lampost.co)--Rabies tetap menjadi ancaman kesehatan yang sangat serius secara global, termasuk di Indonesia. Infeksi mematikan ini bersumber dari lyssavirus...

Vaksinasi rabies hewan peliharaan. Dok Lampost.co

Inilah Kriteria Hewan Peliharaan yang Layak Vaksin

byDelima Napitupulu
26/01/2026

Kalianda (lampost.co)--Ancaman mematikan dari virus Lyssa atau rabies tidak hanya mengintai melalui gigitan dalam, tetapi juga bisa menular melalui kontak...

Ilustrasi

Kasus Rabies Lamsel Meningkat, Dinkes Gencarkan Vaksinasi VAR-SAR

byDelima Napitupulu
26/01/2026

Kalianda (lampost.co)--Ancaman virus rabies di Kabupaten Lampung Selatan menunjukkan tren meningkat. Dinkes setempat melaporkan sebanyak 493 insiden gigitan Hewan Penular...

Berita Terbaru

laptop gaming 10 jutaan 2026
Teknologi

5 Rekomendasi Laptop Gaming Harga 10 Jutaan Terbaik 2026

byDenny ZY
26/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Memasuki awal tahun 2026, pasar laptop gaming di kelas harga Rp10 jutaan mengalami transformasi besar. Meski...

Read moreDetails
Ilustrasi

Ketahui Langkah Darurat Pasca-Gigitan Hewan Penular Rabies

26/01/2026
Where Winds Meet

Where Winds Meet: Game Wuxia Gratis Kini Tersedia di PS5, PC, iOS, dan Android

26/01/2026
Lenovo Legion 7 15 ASH11

Lenovo Legion 7 15 ASH11 AMD Strix Halo Laptop Gaming Tanpa GPU Diskrit 2026

26/01/2026
Kondisi sinoptik tinggi gelombang di wilayah perairan Provinsi Lampung. Dok. BMKG.

Waspada Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Pesisir Lampung Periode 27-30 Januari 2026

26/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.