• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 11/02/2026 09:10
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Harga Tapioka Merosot, Petani Singkong Harus Bersiap Tren Harga Anjlok

Penurunan harga singkong tak hanya terjadi di Lampung, tetapi juga merata di berbagai wilayah penghasil singkong nasional.

Ricky MarlyAtikabyRicky MarlyandAtika
21/08/25 - 18:02
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Akademisi: Kebijakan Harga Singkong Belum Sentuh Akar Masalah Petani

Petani singkong. (dok. Lampost.co)

Bandar Lampung (Lampost.co) — Permintaan tapioka global pada 2024–2025 terus melemah, khususnya di sektor pangan dan industri kertas. Kondisi ini berdampak langsung pada anjloknya harga singkong di Lampung sebagai sentra produksi terbesar di Indonesia.

Meski pemerintah sempat menetapkan harga acuan Rp1.350 per kilogram dengan potongan maksimal 30 persen, kenyataannya di lapangan banyak pabrik yang menerapkan rafaksi hingga 40 persen. Alhasil, petani hanya menerima Rp1.000–Rp1.100 per kilogram, angka ini jauh dari harga ideal. Sehingga kondisi ini semakin menekan kesejahteraan petani.

Penurunan harga singkong tak hanya terjadi di Lampung, tetapi juga merata di berbagai wilayah penghasil singkong nasional. Hal ini sejalan dengan jatuhnya harga tepung tapioka (aci).

Baca Juga:

Harga Singkong Lampung Terus Turun, Petani Tertekan Imbas Lesunya Permintaan Tapioka Dunia

 

Jika pada akhir 2024 harga aci masih berada di kisaran Rp5.600 per kilogram, kini hanya sekitar Rp4.500 per kilogram, bahkan ada yang lebih rendah.

 

7,16 Juta Ton

Lampung sendiri tetap memegang peran vital dalam industri tapioka nasional. Tahun 2024, luas lahan singkong di provinsi ini mencapai 239.994 hektare dengan produksi 7,16 juta ton.

Dari jumlah tersebut, industri pengolahan menghasilkan sekitar 1,79 juta ton tapioka dengan nilai ekonomi diperkirakan lebih dari Rp10,7 triliun.

Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, terdapat 67 pabrik tapioka di sembilan kabupaten. Dari jumlah itu, 32 merupakan perusahaan besar dan 35 skala menengah. Lampung Tengah sebagai wilayah terbanyak dengan 36 perusahaan.

“Lampung memang menjadi pusat industri tapioka nasional. Selain karena luasnya areal singkong, rantai pasok serta infrastruktur pabrik juga sudah mapan,” ujar Kepala Disperindag Provinsi Lampung, Evie Fatmawati.

 

Penggerak Produksi

Sejumlah perusahaan besar seperti PT Budi Acid Jaya, PT Florindo Makmur, PT Umas Jaya Agrotama, PT Sungai Bungur Indo Perkasa, dan PT Bintang Lima Menggala menjadi motor penggerak produksi.

Bahkan, PT Sinar Pematang Mulia II di Lampung Tengah mampu memproduksi hingga 500 ton per hari atau setara 182.500 ton per tahun.

Di tingkat global, tren pelemahan juga tercermin dari laporan Asosiasi Perdagangan Tapioka Thailand.

Harga ekspor yang pada awal 2024 masih sekitar US\$568 per ton, kini merosot ke kisaran US\$405–450 per ton (Agustus 2025). Situasi ini turut menekan pasar dalam negeri, termasuk Lampung.

Instruksi Gubernur Lampung Nomor 2 Tahun 2025 sebenarnya mengatur harga singkong Rp1.350/kg tanpa pengukuran kadar pati dan potongan maksimal 30 persen. Namun, implementasi di lapangan berbeda jauh. Sejak April 2025, harga riil hanya Rp1.000 – Rp1.100/kg dengan rafaksi hingga 40 persen.

Kondisi semakin parah dengan penumpukan stok tapioka di gudang. Data menunjukkan, persediaan mencapai sekitar 400 ribu ton, sementara serapan pasar sangat terbatas. Akibatnya, tekanan harga semakin sulit teratasi, baik oleh pelaku industri maupun para petani.

Tags: dinas perindustrian dan perdaganganpetani singkongProvinsi Lampungrafaksisingkongtapioka
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Harga Emas Antam 11 Februari Turun Tipis

byEffran
11/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melemah untuk perdagangan pada Rabu, 11 Februari 2026....

Ilustrasi

Pertaruhkan Status Internasional, DPRD Minta Pemprov Intervensi Rute Malaysia

byDelima Napitupuluand1 others
10/02/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Keberlanjutan rute penerbangan langsung (direct flight) Lampung–Malaysia kini menjadi sorotan serius di kursi legislatif. Anggota DPRD Provinsi Lampung,...

Ilustrasi )MI)

Jaga Status Bandara Internasional, Astindo Desak Dukungan Riil Rute Malaysia

byDelima Napitupuluand1 others
10/02/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Provinsi Lampung menyerukan urgensi kolaborasi lintas sektor untuk menjaga keberlangsungan rute penerbangan langsung...

Berita Terbaru

Dell XPS 13 2026
Teknologi

Dell XPS 13 2026: Laptop Ultra-Premium dengan Intel Panther Lake dan Baterai 40 Jam

byDenny ZY
11/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Memasuki awal tahun 2026, industri laptop kembali diguncang dengan kehadiran evolusi terbaru dari lini flagship Dell....

Read moreDetails
POCO X8 Pro.

Bocoran Spesifikasi dan Harga POCO X8 Pro & Pro Max

11/02/2026
iPhone 17e

Bocoran iPhone 17e Terlengkap 2026 Spesifikasi Harga dan Tanggal Rilis

11/02/2026

Harga Emas Antam 11 Februari Turun Tipis

11/02/2026
Xiaomi 17. Dok Xiaomi

Xiaomi 17 Picu Kekecewaan Jelang MWC 2026, ini Alasannya

11/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.