Bandar Lampung (Lampost.co) – Salah satu mitra penyedia Makan Bergizi Gratis (MBG), Yayasan Asri Amanah Barakah, memastikan seluruh fasilitas dapur dan pendukungnya sedang diperbaiki. Distribusi MBG diharapkan berjalan lancar setelah perbaikan ini. Hal ini dilakukan sebelum kembali menyalurkan makanan ke sekolah-sekolah.
Ketua Yayasan Asri Amanah Barakah, Asri Pujianti, mengatakan langkah itu diambil setelah insiden keracunan massal yang menimpa ratusan siswa SD dan SMP di Kota Bandar Lampung pekan lalu. Peristiwa tersebut juga menyebabkan terhentinya sementara distribusi MBG.
“Sementara ini kami tutup dulu. Nanti kalau sudah siap dan berjalan, distribusi MBG akan diinformasikan,” ujar Asri, Selasa, 9 September 2025.
Asri menjelaskan, saat ini pihaknya masih fokus merapikan fasilitas, baik lahan dapur maupun aspek gizi, agar sesuai standar operasional prosedur (SOP). Ia menegaskan tidak ingin terburu-buru membuka dapur sebelum semua benar-benar siap. Namun, persiapan distribusi MBG tetap menjadi prioritas.
“Kami ingin semuanya rapi dulu, sesuai SOP. Jangan sampai terburu-buru, nanti kalau ada masalah, repot,” kata dia.
Yayasan saat ini tengah mempersiapkan dua dapur yang ditargetkan segera beroperasi. Namun Asri belum bisa memastikan durasi penutupan dapur MBG miliknya.
“Baru dua yang akan jalan. Kemarin belum mulai, sekarang sedang persiapan,” ujarnya.
Sebagai mitra Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), pihaknya juga telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan kelayakan fasilitas dan distribusi MBG program ke depan.
“Kami ini mitra. Koordinasi sudah dilakukan oleh PIC-PIC di atas kami,” pungkasnya.








