• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 03/03/2026 11:28
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Lampung

PPUKI Desak Pemprov Lampung Cepat Tetapkan Perda Harga Singkong

Desakan PPUKI Lampung terhadap pemerintah daerah menjadi sinyal kuat harga singkong di Lampung membutuhkan dasar hukum yang tegas.

Muharram Candra LuginabyMuharram Candra Lugina
11/10/25 - 21:42
in Lampung
A A
PPUKI Desak Pemprov Lampung Cepat Tetapkan Perda Harga Singkong

Petani tengah panen singkong. (Dok Lampost.co)

Bandar Lampung (Lampost.co) — Perkumpulan Petani Ubi Kayu Indonesia (PPUKI) Lampung mendesak Pemerintah Provinsi Lampung segera menerbitkan aturan resmi harga singkong dalam bentuk peraturan daerah (perda) atau peraturan gubernur (pergub).

Poin Penting:

  • Harga singkong Lampung masih fluktuatif karena tidak ada regulasi resmi.

  • Petani menilai posisi mereka lemah di hadapan industri pengolah tapioka.

  • PPUKI menilai perda atau pergub bisa memberi kepastian hukum bagi petani.

Desakan tersebut muncul karena hingga kini belum ada regulasi yang mengikat terkait harga acuan pembelian (HAP) singkong di tingkat petani. Akibatnya, harga singkong di Lampung kerap berubah-ubah dan cenderung merugikan petani.

Petani Minta Kepastian Hukum Harga Singkong

Ketua PPUKI Lampung, Dasrul Aswin, menegaskan pentingnya regulasi resmi agar petani tidak terus berada di posisi lemah dalam penentuan harga. Menurutnya, tanpa dasar hukum yang kuat, perusahaan pengolah masih bebas menentukan harga sesuai kebijakan masing-masing.

Baca juga: Pabrik Diminta Patuhi Harga Acuan Singkong, PPUKI Bakal Temui Presiden

“Petani selalu jadi pihak yang dirugikan karena tidak ada payung hukum harga singkong. Kami butuh aturan jelas agar semua pihak punya pedoman,” ujar Dasrul, Jumat, 10 Oktober 2025.

Ia juga menilai kepastian harga untuk menjaga stabilitas ekonomi petani di tengah naik-turunnya permintaan industri.

Kewenangan Daerah Belum Ada Aturan Teknis

Dasrul menjelaskan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memang telah memberi kewenangan kepada daerah untuk menetapkan harga acuan singkong. Namun, kebijakan itu masih menimbulkan ketidakpastian karena singkong belum masuk kategori sebagai pangan lokal sebagaimana UU Nomor 16 Tahun 2012 tentang Pangan.

“Kalau pangan lokal seperti sagu di Papua, daerah bisa tetapkan harga. Tapi singkong Lampung lebih banyak untuk bahan baku industri, bukan konsumsi,” katanya.

Ia juga menambahkan kebijakan harga acuan yang pernah pemerintah keluarkan belum berjalan efektif. Baik di masa Pj Gubernur Samsudin maupun saat ini di bawah kepemimpinan Rahmat Mirzani Djausal, aturan masih berupa surat edaran tanpa kekuatan hukum tetap.

“Menteri sudah dua kali tetapkan harga, gubernur juga sudah tindak lanjuti. Tapi pabrik tidak semua patuh karena sifatnya hanya imbauan. Jadi harus ada perda atau pergub yang mengikat,” ujar Dasrul.

Aksi Mogok Petani Ubi Kayu di Lampung

Sementara itu, sebagai bentuk protes, sejumlah petani singkong Lampung kini melakukan aksi mogok panen dan pencabutan tanaman. Langkah ini untuk menekan pasokan ke pabrik sehingga harga bisa kembali naik.

“Petani sedang menahan pasokan ke pabrik. Setelah aksi, potongan kadar air mulai turun. Di pabrik Sinar Laut sudah 37 persen, dan di BW juga menyesuaikan,” katanya.

Menurut Dasrul, aksi ini menunjukkan kekuatan solidaritas petani untuk menuntut keadilan harga. Ia berharap pemerintah daerah segera bertindak agar kondisi pasar kembali stabil dan petani tidak terus tertekan.

PPUKI Desak Kebijakan Propetani

PPUKI juga menilai perda harga singkong Lampung menjadi solusi paling efektif untuk menghentikan kesewenang-wenangan pabrik dalam menentukan harga. Dengan adanya dasar hukum, petani memiliki pegangan kuat untuk memperjuangkan haknya.

“Kami hanya ingin keadilan. Kalau sudah ada perda atau pergub, pabrik tidak bisa lagi seenaknya menentukan harga,” ujarnya.

Tags: harga acuan pembelian singkongharga singkongharga singkong lampungharga ubi kayuindustri tapioka lampungpemprov lampungPerda harga singkongPergub harga singkongpetani singkongPPUKI Lampung
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Safari Ramadan, Eva Dwiana Siapkan 10 Ribu Bantuan Pendidikan Gratis

Safari Ramadan, Eva Dwiana Siapkan 10 Ribu Bantuan Pendidikan Gratis

byWandi Barboyand1 others
03/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, melanjutkan rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah dengan mengunjungi Masjid Al Hikmah...

Delapan Tahanan Kabur di Polres Way Kanan Kembali Ke Sel Usai Perburuan Berhari-hari

Delapan Tahanan Kabur di Polres Way Kanan Kembali Ke Sel Usai Perburuan Berhari-hari

byWandi Barboyand1 others
03/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Delapan tahanan yang menjebol plafon rumah tahanan di Polres Way Kanan akhirnya kembali ke sel setelah polisi...

Waspada cuaca buruk hujan mengguyur wilayah Provinsi Lampung. (Foto: Lampost.co / Triyadi Isworo)

Selasa, 3 Maret 2026, Lampung Berawan Waspada Hujan

byTriyadi Isworo
03/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan prakiraan cuaca harian. Selasa, 3 Maret 2026, cuaca Provinsi...

Berita Terbaru

Orang Tua Resah Maraknya Kasus Keracunan MBG, Minta Pengawasan Diperketat
Humaniora

Orang Tua Resah Maraknya Kasus Keracunan MBG, Minta Pengawasan Diperketat

byAtikaand1 others
03/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Maraknya kasus dugaan keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada sejumlah daerah Lampung memicu kekhawatiran...

Read moreDetails
Satgas MBG Lampung Tegaskan Evaluasi Total, Atas Adanya Kasus Keracunan

Satgas MBG Lampung Tegaskan Evaluasi Total, Atas Adanya Kasus Keracunan

03/03/2026
Satgas MBG Tutup Sementara Dua SPPG di Lampung

Satgas MBG Tutup Sementara Dua SPPG di Lampung

03/03/2026
Bebe Rexha

Bebe Rexha Klarifikasi Rumor Kolaborasi dengan BLACKPINK

03/03/2026
Serial Thriller Terbaik Netflix (Money Heist)

10 Rekomendasi Serial Thriller Terbaik di Netflix: Alur Jenius dan Penuh Plot Twist!

03/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.