Bandar Lampung (Lampost.co)–Sebanyak 40 santri Pondok Pesantren Internasional Tahfiz Qur’an (Ittaqu) Natar, Lampung Selatan, memperingati Hari Santri Nasional 2025 dengan kegiatan edukatif. Mereka melakukan kunjungan silaturahmi dan belajar literasi media ke kantor Lampung Post, Kamis, 23 Oktober 2025.
Pengasuh Ponpes Ittaqu, Ustazah Yuni Desi Fitri, menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan memperkenalkan industri media kredibel kepada para santri. Ia menilai, pemahaman terhadap media massa menjadi penting di tengah derasnya arus informasi digital yang rawan hoaks.
“Memperingati Hari Santri Nasional ini, kami melakukan kunjungan edukasi ke Lampost agar para santri mengenal lebih dekat bagaimana media bekerja di era digital,” ujar Ustazah Yuni.
Dalam kunjungan tersebut, para santri menerima pemaparan langsung dari Manager Aktivasi Lampung Post, Wiji Sukamto. Ia menjelaskan transformasi Lampung Post dari media cetak konvensional menjadi ekosistem digital yang meliputi koran digital, portal berita Lampost.co, channel YouTube Lampung Post Update, SAI Radio Streaming, hingga media sosial.
Selain mengenal berbagai platform, para santri juga belajar alur kerja jurnalistik mulai dari perencanaan berita, peliputan di lapangan, penulisan, penyuntingan, hingga publikasi di berbagai kanal Lampung Post.
“Proses jurnalistik harus melalui tahapan ketat agar keakuratan dan kredibilitas informasi tetap terjaga,” jelas Wiji Sukamto.
Santri Antusias
Suasana kunjungan berlangsung hangat dan interaktif. Para santri tampak antusias mengikuti setiap sesi, terutama saat melihat mesin cetak koran Lampung Post beroperasi. Momen itu menjadi pengalaman baru yang membuka wawasan mereka tentang proses penerbitan berita.
Melalui kunjungan ini, diharapkan para santri semakin memahami pentingnya literasi media dan kemampuan memilah informasi yang benar di tengah banjir konten digital.








