IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 02/04/2026 04:09
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
    • LAMPUNG SELATAN
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
    • LAMPUNG SELATAN
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Humaniora

Generasi Muda Lampung Harus Jadi Garda Terdepan Jaga Budaya dan Aksara Lokal

Ajakan Ruby Chairani menjadi alarm bagi generasi muda Lampung untuk tidak sekadar bangga secara verbal, tetapi bergerak aktif menjaga bahasa, aksara, dan identitas budaya lokal.

Muharram Candra LuginaAtikabyMuharram Candra LuginaandAtika
25/10/25 - 09:05
in Humaniora, Lampung
A A
Generasi Muda Lampung Harus Jadi Garda Terdepan Jaga Budaya dan Aksara Lokal

Ruby Chairani Syiffadia, anggota Komisi X DPR. (Dok.)

ADVERTISEMENT

Bandar Lampung (Lampost.co) — Anggota Komisi X DPR, Ruby Chairani Syiffadia, mengajak generasi muda Lampung untuk tampil sebagai garda terdepan dalam menjaga dan mempromosikan budaya asli Sai Bumi Ruwa Jurai di tengah derasnya arus globalisasi digital.

Poin Penting:

  • Minat generasi muda terhadap budaya Lampung masih rendah.

  • Perlu kolaborasi pemerintah, legislatif, dan masyarakat mutlak untuk membangkitkan budaya lokal.

  • Pengemasan pelestarian budaya harus modern, bukan sekadar nostalgia.

Gerakan Sadar Pelestarian Budaya

Menurut politisi dari Dapil Lampung I, pelestarian budaya tidak boleh berhenti sebagai seremoni atau dokumentasi semata, tetapi juga harus menjadi gerakan sadar dari generasi muda Lampung yang mampu mengemas budaya secara modern dan relevan bagi publik global.

“Kita bisa saling bertukar pandangan untuk memastikan budaya Lampung tetap hidup. Saya sebagai generasi muda sangat bersyukur karena akses informasi budaya sangat mudah di era digital,” ujar Ruby.

Baca juga: Pemerintah Lampung Dorong Penulisan Budaya Lokal demi Selamatkan Warisan Daerah

Minat Generasi Muda Masih Rendah

Meski akses budaya semakin terbuka, Ruby mengakui minat generasi muda Lmapung terhadap budaya lokal masih tergolong rendah, terutama pada aspek literasi dan praktik sehari-hari.

Ia menilai proses pelestarian tidak bisa hanya mengandalkan acara seremonial, melainkan juga harus memulai dari kemauan belajar dan rasa memiliki.

“Dari kemauan itu akan lahir aksi nyata untuk mengenal dan melestarikan budaya,” ujar politisi perempuan muda Partai Gerindra tersebut.

Kolaborasi Pemerintah dan Tokoh Adat

Ruby juga menekankan pentingnya kolaborasi sistematis antara pemerintah daerah, lembaga adat, dan komunitas pendidikan agar budaya Lampung benar-benar tumbuh, bukan sekadar dikenang.

“Kolaborasi eksekutif dan legislatif penting untuk menghadirkan aturan seperti perda atau perbup yang mewajibkan penggunaan pakaian dan bahasa Lampung pada hari tertentu,” katanya.

Dia meyakini langkah tersebut mampu mendorong kebiasaan, bukan hanya slogan, khususnya bagi kaum muda Lampung.

Aksara Lampung Mulai Ditinggalkan

Salah satu kekhawatiran Ruby adalah aksara Lampung yang semakin jarang generasi muda Lampung kuasai. Banyak pelajar dan mahasiswa kini tidak lagi mampu membaca maupun menuliskannya.

“Maka saya berharap melalui kolaborasi yang terstruktur, baik pemerintahan maupun ruang publik dapat kembali menggunakan aksara Lampung,” ujarnya.

Identitas Budaya Harus Tumbuh

Ruby berharap gerakan literasi budaya tidak hanya membangkitkan rasa bangga, tetapi juga menghadirkan aplikasi nyata dalam pendidikan, ekonomi kreatif, hingga digital branding. “Budaya Lampung harus menjadi identitas hidup, bukan hanya foto arsip atau sejarah di buku pelajaran,” kata Ruby.

Tags: Budaya LampungGenerasi Muda Lampungidentitas budaya lokalpelestarian aksara Lampungwarisan tradisi Lampung
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

TKD Dipangkas, Pemkot Metro Ambil Langkah Strategis Pinjaman Jangka Pendek

TKD Dipangkas, Pemkot Metro Ambil Langkah Strategis Pinjaman Jangka Pendek

byRicky Marlyand1 others
01/04/2026

Metro (Lampost.co) -- Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) mengonfirmasi langkah strategis pengambilan pinjaman jangka...

Dari Hulu ke Hilir, Inilah Strategi Pemprov Tekan Angka Pengangguran

Dari Hulu ke Hilir, Inilah Strategi Pemprov Tekan Angka Pengangguran

byAsrul Septianand1 others
01/04/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Provinsi Lampung memiliki komposisi usia produktif 15--64 tahun sebesar 69,24 persen dari total penduduk. Kondisi itu menjadi potensi...

Lulusan SMA/SMK Masih Mendominasi Pengangguran Terbuka di Lampung

Lulusan SMA/SMK Masih Mendominasi Pengangguran Terbuka di Lampung

byAsrul Septianand1 others
01/04/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Provinsi Lampung pada 2025 tercatat sebesar 4,21 persen. Berdasarkan tingkat pendidikan, pengangguran masih didominasi...

Berita Terbaru

Pemain Timnas Republik Ceko
Bola

Drama Penalti di Praha, Republik Ceko Akhiri Penantian 20 Tahun Menuju Piala Dunia

byIsnovan Djamaludin
01/04/2026

Praha (Lampost.co)–Stadion Letna di Praha menjadi saksi sejarah kembalinya Republik Ceko ke panggung tertinggi sepak bola dunia. Melalui pertarungan epik...

Read moreDetails
Praktisi Hukum Soroti Dimensi Global di Balik Kasus Kekerasan terhadap Tokoh Kritis

Praktisi Hukum Soroti Dimensi Global di Balik Kasus Kekerasan terhadap Tokoh Kritis

01/04/2026
Pemain dan staf Timnas Turki

Penantian 24 Tahun Berakhir, Gol Tunggal Kerem Akturkoglu Bawa Turki ke Piala Dunia 2026

01/04/2026
TKD Dipangkas, Pemkot Metro Ambil Langkah Strategis Pinjaman Jangka Pendek

TKD Dipangkas, Pemkot Metro Ambil Langkah Strategis Pinjaman Jangka Pendek

01/04/2026
Akselerasi Vokasi Pemprov Lampung Kikis Angka Pengangguran

Akselerasi Vokasi Pemprov Lampung Kikis Angka Pengangguran

01/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
    • LAMPUNG SELATAN
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.